spot_img
4.6 C
New York
Kamis, Agustus 11, 2022
BerandaDaerahKota GorontaloSaksi Benarkan Budget Ratusan Juta Pada Kasus Pembacokan Wartawan Di Gorontalo

Saksi Benarkan Budget Ratusan Juta Pada Kasus Pembacokan Wartawan Di Gorontalo

Rekamfakta.com, Kota Gorontalo – Sidang lanjutan terkait rencana pembunuhan Wartawan di Gorontalo, Jeffry As. Rumampuk yang dilakukan oleh terdakwa AL (19) alias Ocong dan IM (21) alias Arif menemui babak baru. Selasa, (16/11/2021)

Pada sidang tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan 3 orang saksi di pengadilan negeri (PN) Kelas IA Gorontalo, ketiganya adalah ER alias Epin, AL alias Adam, dan DM alias David.

Ketiga saksi yang dihadirkan langsung dimintai keterangan oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Gorontalo.

Seperti diketahui, pada sidang kedua (sidang sebelumnya) saksi Epin dan Adam tidak menghadiri panggilan JPU, sekarang kedua saksi tersebut hadir dan didampingi oleh istrinya masing-masing. Dalam persidangan tersebut juga hadir kedua orang tua dan kakak dari terdakwa AL alias Ocong.

Berita Terkait :

Terungkap Ratusan Juta Akan Didapatkan Pada Kasus Pembacokan Wartawan Di Gorontalo

Kepada saksi Epin dan Adam, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Gorontalo menanyakan apa benar mengenali kedua terdakwa. Dalam keteranganya kedua saksi menejelaskan, bahwa mengetahui terdakwa pada saat mengonsumsi minuman keras (Miras) di rumahnya tersangka EN alias Edy dalam hal ini yang diduga memerintahkan kedua terdakwa untuk membunuh korban Jeffry As. Rumampuk.

“Saudara kenal Ocong dengan Arif (Terdakwa) itu sejak kapan.?” Tanya Majelis Hakim.

“Cuman nanti itu pak,” Jawab saksi Adam.

“Bagaimana bisa kenalan.?” Tanya Majelis Hakim Lagi.

“Sementara ada ba minum pak (Mengonsumsi Miras)” Jawab Adam.

“Maksudnya Ocong itu datang sendiri atau sama siapa? sehingga saudara bisa kenal Ocong ini” Tanya Majelis Hakim.

“So ada di rumah (Edy) situ dorang pak, pas saya lewat” Jawab Adam dengan keadaan grogi dan keringatan.

Selanjutnya, Majelis Hakim bertanya apakah saksi mendengar bila berhasil menghabisi korban, maka tersangka EN alias Edy akan memperoleh budget (Bayaran) ratusan juta rupiah. Oleh kedua saksi itu diakui adalah benar.

“Saudara dengar enggak cerita atau dengar Edy ada bilang tentang uang Rp.500.000.000 (Lima Ratus Juta Rupiah)?” Tanya Majelis Hakim.

“Ia pak saya dengar” Jawab saksi Adam penuh keringatan.

“Kapan itu?” Majelis Hakim bertanya lagi.

“Pas di dalam oto somo pulang itu pak,” Terang saksi Adam.

Sementara itu, saksi Epin ketika dilontarkan pertanyaan terkait pengetahuannya terhadap tersangka EN. Dirinya yang saat itu diperiksa Majelis Hakim dalam keadaan menangis mengaku, bahwa EN alias Edy adalah seorang preman.

“Sepengatahuan saudara, Edy ini preman atau tidak.?” Tanya Majelis kepada saksi Epin.

“Saya tau dia preman,” Jawab Epin kepada Majelis Hakim.

Selanjutnya, setelah saksi Epin dan Adam dimintai keterangan, giliran saksi DM alias David memberikan keterangan. Dalam kesaksiannya kepada Majelis Hakim saksi David menjelaskan kronologis ketika dirinya mempertemukan korban Jeffry dan tersangka Edy melalui sambungan video Call (VC) di gedung DPRD Kabupaten Gorontalo hari Senin (21/06/2021). Pada saat itu tersangka Edy sempat mengancam korban Jeffry akan menusuknya dengan pisau.

Setelah beberapa hari pasca video call akhirnya pada hari Jum’at (25/06/2021) korban mengalami pembacokan yang mengakibatkan luka robek di bagian lengan kananya.

Sementara itu, kepada Majelis Hakim, penasehat hukum kedua terdakwa. Atas permintaan orang tua dari AL alias Ocong agar anaknya itu diberikan izin melangsungkan pernikahan.

Terakhir, dalam persidangan itu Majelis Hakim Pengadilan Negeri Gorontalo meminta JPU mempercepat P21 tersangka Edy dan segera disidangkan.

Rachmad/RF


**RILIS**

Baca Juga

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Pasang Iklan Disini

OTHER STORIES

KOMENTAR TERBARU

error: Content is protected !!