spot_img
4.6 C
New York
Kamis, Agustus 11, 2022
BerandaUncategorizedTerungkap Ratusan Juta Akan Didapatkan Pada Kasus Pembacokan Wartawan Di Gorontalo

Terungkap Ratusan Juta Akan Didapatkan Pada Kasus Pembacokan Wartawan Di Gorontalo

Rekamfakta.com, Kota Gorontalo – Pengadilan Negeri (PN) kelas 1A gelar sidang perdana kasus pembacokan Wartawan di Gorontalo, Jeffry As. Rumampuk. Selasa, (02/11/2021)

Dalam sidang perdana tersebut terungkap fakta baru, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Bastian Subuh, SH.,MH dalam bacaan dakwaannya menguraikan bahwa kedua terdakwa mengaku bahwa mereka disuruh oleh EN alias Edy dan disaksikan oleh YN alias Yoyon untuk membacok korban Jeffry As. Rumampuk.

Diketahui sebelumnya korban Jefrry As. Rumampuk di ancam akan ditusuk oleh EN alias Edy terkait pemberitaan penggerebekan salah seorang pejabat daerah di Kabupaten Gorontalo yang didapat bersama istri orang disalah satu kamar kos di Kota Gorontalo.

Selanjutnya, JPU Bastian membacakan bahwa pada hari Rabu (23/06/2021) EN alias Edy meminta kedua terdakwa datang ke Bongomeme, karena ada tugas bagus. Setibanya di Bongomeme kedua terdakwa diberitahukan EN untuk membacok seseorang.

“Mo bapotong orang,” Singkat Edy kepada kedua terdakwa.

Setelah itu , EN aliad Edy menyuruh kedua terdakwa untuk membeli minuman keras (Miras) dirumahnya ER alias Epin.

Kedua terdakwa kemudian menaiki sepeda motor sambil mengikuti mobil yang dinaiki oleh EN alias Edy, sebelum tiba dirumahnya ER kedua terdakwa ditunjukan letak rumah korban, selanjutnya EN memperlihatkan profil Facebook milik korban kepada kedua terdakwa.

Diketahui mobil yang dinaiki EN alias Edy bermerek Suzuki R3 berwarnah putih, dengan nomor Polisi DM 1013 BE, dalam mobil tersebut EN didampingi oleh ketiga temannya, yaitu ER alias Epin, AI alias Adam, dan FD alias Frans.

Dalam bacaan dakwaan terungkap, EN alias Edy membeberkan kepada ER,AL, dan FD bahwa jika korban berhasil dibacok maka dirinya akan mendapatkan budget (bayaran) ratusan juta rupiah.

“Kalau mo tuntas yang kita ada suruh pa Ocong deng Arif ini kita mo dapa Rp 500.000.000 (Lima Ratus Juta Rupiah)” Ungkap Edy kepada teman-temanya itu.

Kedua terdakwa pun diundang datang ke rumah makan Orasawa pada hari jum’at (25/06/2021) yang terletak di jalan GORR Limboto. Diketahui di rumah makan tersebut, akan dilaksanakan kegiatan Silatnas dengan agenda temu 100 tokoh Gorontalo.

Menjelang sore hari kedua terdakwa pun berhasil membacok korban di Kelurahan Molosifat W, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo. Sehingga dengan perbuatan kedua terdakwa, korban mengalami luka robek di bagian lengan kananya.

Dalam persidangan yang dilaksanakan secara virtual tersebut, Majelis Hakim Pengadilan Gorontalo menunjuk Nurmin K. Martam sebagai penasehat hukum untuk mendampingi kedua terdakwa AL (19) alias Ocong dan IM (21) alias Arif.

“Berdasarkan penetapan nomor 233/Pid.B/2021/PN Gto menunjuk ibu Nurmin dan kawan-kawan sebagai penasehat hukum untuk mendampingi saudara terdakwa,” Baca Ketua Majelis Hakim.

“Jadi Majelis Hakim menunjuk penasehat hukum saudara berdua, mengingat ancaman hukuman terhadap saudara itu 15 tahun penjara, jadi penunjukan ini gratis, tidak dipungut biaya, ini ibu-ibu,” Tandasnya.

Dengan begitu, sidang lanjutan kasus pembacokan terhadap kasus yang menggemparkan bumi serambi madinah itu, akan digelar pada tanggal (9/11/2021) mendatang.

Rachmad/RF

Baca Juga

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Pasang Iklan Disini

OTHER STORIES

KOMENTAR TERBARU

error: Content is protected !!