Rekam Fakta, Gorontalo – Anggota Komisi IV DPRD Kabgor, Rahmat I. Maku meminta agar Aparat Penegak Hukum (APH) tegas dalam mengungkap kasus “Skincare” ilegal.
Pasalnya kata Rahmat, pemilik bisnis “Skincare” di Provinsi Gorontalo ini sangatlah banyak. Jangan sampai, ada opini publik yang berkembang kalau cuma target tertentu saja yang diamankan atau ditangkap.
“Usaha skincare ini kan sudah banyak di Gorontalo, baru kebanyakan mereka hanya jualan di medsos, nah APH perlu melakukan penulusuran terhadap penjual-penjual ini, jelas tidak produk yang di jualnya”, Ungkap Rahmat saat diwawancarai pada Kamis (07/11/2024) di ruang kerjanya.
Rahmat menuturkan, hal ini perlu dan penting untuk dilakukan agar masyarakat Gorontalo tidak lagi jadi korban atas ulah dari oknum pebisnis “Skincare” ilegal.
“Masyarakat Gorontalo ini kan suka coba produk-produk baru, apalagi skincare murah, jangan sampai, ini dimanfaatkan oleh oknum oknum tertentu untuk mencari keuntungan” Terangnya.
Selain itu, Rahmat juga mengingatkan agar masyarakat khususnya kaum perempuan agar lebih berhati-hati dalam memilih produk kecantikan.
“Takutnya bukan jadi Glowing, malah kena efek samping, jadinya tambah-tambah urusan kan”, beber Rahmat.
Diakhir wawancara, Rahmat kembali mempertegas himbauannya agar APH dapat mengusut tuntas persoalan Skincare ilegal di Gorontalo.
“Biar jelas ini barang, jangan sampai ada cerita lagi yang muncul, kalau itu yang ditangkap karena ada yang mangiri dengan depe bisnis”;
“Jadi saya berharap, APH juga jangan menunggu laporan atau keluhan masyarakat, tetapi lakukan penulusuran, agar Science ilegal ini sudah tidak beredar lagi di Gorontalo”, Tutupnya.




























