Rekam Fakta, Bone Bolango – Pengumuman pemberhentian Hamim Pou dari jabatan Bupati Bone Bolango (Bonbol) mendapat tanggapan serius dari kalangan intelektual.
Ini disampaikan salah satu Tokoh Pemuda Bone Bolango Himawan S. Umar saat diwawancarai oleh tim media Rekam Fakta pada Selasa malam, (25/07/2023).
Menurutnya, rapat paripurna terkait pengumuman pemberhentian Bupati Hamim yang dipimpin ketua DPRD Bonbol Halid Tangahu itu seperti dikejar “Pembalap”.
“Rapat paripurna ini seperti tiba saat tiba akal, pemberitahuannya pun mendadak”, Ucapnya disalah satu tempat yang ada di Kabupaten Bone Bolango.
Dirinya juga mengkritik kalimat yang digunakan DPRD Bonbol saat pelaksanaan Paripurna.
“Kalimatnya juga kenapa harus pake Kata Pemberhentian, kan bisa juga ditulis Pengumuman pengunduran diri Bupati Bone Bolango, karena menurut saya kata tersebut terkesan seperti Bupati dua periode itu di berhentikan secara tidak hormat”, Imbuhnya.
Himawan menduga, ada indikasi kepentingan politik yang memanfaatkan momentum ini sebagai jalan agar Bupati Hamim cepat angkat kaki dari kursi Jabatannya.
“Momentum ini sudah dia tunggu-tunggu sejak lama, karena tidak sabar ingin secepatnya Hamim berhenti dari jabatan Bupati Bonbol”, Jelasnya.
Himawan pun menilai, kalau apresiasi dan ucapan terimakasih yang ditunjukan kepada Bupati Hamim selama menjabat hanyalah pemanis di bibir saja.
“Karena apresiasi itu bukan karena menghargai pengabdiannya, tapi karena memang dia suka Hamim so tidak jadi Bupati”, Seru Himawan.
Terakhir melalui media ini, Himawan berharap agar setiap langkah yang di ambil oleh Bupati Hamim dapat berguna bagi masyarakat dan mendapat ridho dari Allah SWT.
“Dilancarkan segala urusannya, dan tetap fokus pada apa yang menjadi niat kedepannya”, Tandasnya.
Hamim Pou sendiri diketahui mengajukan pengunduran dirinya sebagai Bupati Bonbol karena akan maju sebagai calon anggota DPR RI dari dapil Sulut.
Rachmad/RF




























