Rekamfakta.com, Provinsi Gorontalo – Posko Perbatasan Provinsi Gorontalo dan Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) Sulawesi Utara, di Desa Moodulio dikabarkan mengalami kekacauan.
Kekacauan tersebut dimulai dari sekelompok Mahasiswa yang ingin melintasi perbatasan Gorontalo – Bolsel dan karena masih pemberlakuan larangan mudik, Mahasiswa ini diminta untuk menunggu di Posko pengamanan perbatasan sampai pukul 00.01 baru diperbolehkan melewati perbatasan karena sudah melewati batas waktu larangan mudik. Namun Sekelompok mahasiswa ini diam-diam nekat untuk menerobos perbatasan yang dijaga oleh Tim Satgas Penjagaan Perbatasan.
Sebelumnya 2 Personil Brimob Gorontalo yang bertugas melakukan pengamanan perbatasan hendak mengambil makanan di dekat Posko pengamanan perbatasan. Saat tiba di tempat untuk mengambil makanan, kedua Anggota Brimob ini mendengar suara Danpos pengamanan perbatasan yang mengatakan bahwa sekelompok mahasiswa tersebut sudah tidak ada.
Kemudian kedua anggota brimob yang sedang mengambil makanan melihat sekelompok mahasiswa tersebut sedang bersembunyi di rumah warga, kedua anggota brimob ini meminta mereka untuk kembali ke posko perbatasan, dan sekelompok mahasiswa tersebut pergi kembali ke Posko perbatasan, serta kedua Anggota Brimob ini melanjutkan untuk mengambil makanan dan kembali ke posko pengamanan perbatasan.
Sesampainya di Posko perbatasan sekelompok Mahasiswa yang awal mulanya 7 motor, tinggal ada 2 motor yang kembali ke posko pengamanan perbatasan, tidak berselang lama Pemilik 5 motor yang sebelumnya kabur datang dan langsung membuat gaduh dengan alibi bahwa kedua Anggota Brimob yang mengejar mereka dan menjatuhkan motor mereka sehingga masyarakat langsung berkumpul dan membuat kericuhan.
Karena banyak masyarakat yang sudah berkumpul di Posko Pengamanan, maka masalah ini akan diarahkan ke Polsek Bone Pantai untuk didalami. Namun pada saat Anggota Brimob dengan inisial RS akan memasuki mobil dan menuju ke Polsek Bone Pantai, ada seorang Oknum Polisi Yang Bernama Gian Lakadjo Yang Langsung Memukul Anggota Brimob RS dari belakang dan diikuti oleh masyarakat yang ikut mengeroyok anggota Brimob RS.
Diduga bahwa Oknum Polisi Gian Lakadjo yang bertugas di Polsek Bone Pantai ini merupakan kerabat dari salah satu Mahasiswa yang menerobos perbatasan Gorontalo – Bolsel, dan Oknum Polisi Gian Lakadjo juga yang mendalangi aksi masyarakat berkumpul dan melakukan aksi pemukulan terhadap anggota Brimob yang sedang melaksanakan tugas.
Masalah ini telah sampai ke Polres Bone Bolango, dan yang bersangkutan Oknum Polisi yang bernama Gian Lakadjo yang melakukan pemukulan dan mendalangi warga untuk melakukan pengeroyokan serta korban pengeroyokan R.S (Anggota Brimob yang melaksanakan tugas dan menjadi korban pengeroyokan) digiring ke Polres Bone Bolango untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
(0N4L/RF)




























