‎

Perjuangan Rakyat di Pohuwato Harus Terus Berlanjut: Tanggapan BEM UNG terhadap Demonstrasi Massal

Foto : BEM UNG
banner 120x600
‎

Rekam Fakta, Gorontalo – Demonstrasi massal yang terjadi di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, telah memicu reaksi tegas dari Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (BEM UNG), Hendrawan Datukramat. Demonstrasi ini bermula dari ketidakpuasan rakyat terhadap penanganan tuntutan ganti rugi lahan dari perusahaan pertambangan, yang akhirnya berujung pada kerusuhan dan kebakaran kantor Bupati Kabupaten Pohuwato. Kamis, (21/09/2023).

Dalam pernyataan resmi, Hendrawan Datukramat menegaskan bahwa perjuangan rakyat di Pohuwato harus terus berlanjut. Ia melihat peristiwa ini sebagai konsekuensi logis dari penindasan yang dialami rakyat, dan bahwa tindakan tersebut mencerminkan keinginan mereka untuk diakui dan didengar oleh pemerintah.

“Perjuangan rakyat di Pohuwato harus terus berlanjut,” ujar Hendrawan Datukramat. “Ketika tuntutan rakyat diabaikan atau tidak dijawab secara memadai oleh pihak berwenang, itu bisa mengarah pada aksi demonstrasi seperti yang kita saksikan hari ini.”

Kondisi Kantor Bupati Pohuwato Saat Terbakar (Foto : Mohamad Halid)

Hendrawan Datukramat juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap kerusakan bangunan dan konflik yang terjadi selama demonstrasi. Ia menekankan bahwa komunikasi yang efektif antara pemerintah dan rakyat adalah kunci untuk mencegah eskalasi situasi menjadi lebih buruk.

“Kami mendukung hak rakyat untuk menyuarakan tuntutan mereka, tetapi kami juga ingin menekankan pentingnya dialog yang konstruktif,” tambah Hendrawan. “Ketika rakyat dan pemerintah saling mendengarkan dan berusaha mencari solusi bersama, itu adalah langkah menuju perubahan yang positif.”

Presiden BEM UNG berharap bahwa kejadian di Pohuwato akan menjadi pemicu bagi pihak berwenang untuk lebih responsif terhadap tuntutan dan aspirasi rakyat. Ia mengingatkan bahwa perjuangan rakyat adalah sesuatu yang tak bisa diabaikan dan harus dihargai sebagai bagian dari proses demokrasi.

Artikel ini mencerminkan pesan kuat dari Presiden BEM UNG, Hendrawan Datukramat, tentang pentingnya kelanjutan perjuangan rakyat di Pohuwato dan perlunya dialog yang efektif antara pemerintah dan warga untuk menyelesaikan permasalahan.

***/RF