Berita  

‎RG Hadiri Penyaluran Bantuan Dana Dukungan Pembangunan Nasional PT Pegadaian di Boalemo

Doc. Tim Kerja Rachmat Gobel
banner 120x600

‎Rekam Fakta, Gorontalo — Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Provinsi Gorontalo, Rachmat Gobel, menghadiri kegiatan Penyaluran Bantuan Dana Kepedulian Sosial dalam rangka Dukungan Pembangunan Nasional yang diselenggarakan oleh PT Pegadaian Kantor Wilayah V Manado untuk wilayah Provinsi Gorontalo.

‎Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Ichsan Group, Kecamatan Paguyaman, Kabupaten Boalemo, Jumat (19/12/2025), dan menjadi bagian dari komitmen PT Pegadaian dalam mendukung pembangunan sektor pendidikan serta sosial keagamaan di daerah.

‎Dalam kegiatan ini, PT Pegadaian Kanwil V Manado menyalurkan bantuan dana kepedulian sosial kepada sejumlah penerima dengan total nilai mencapai Rp1.720.100.000. Bantuan tersebut disalurkan kepada:

‎Badan Takmirul Masjid Al-Hijrah Provinsi Gorontalo sebesar Rp250.000.000

‎Desa Limehe Timur, Provinsi Gorontalo sebesar Rp250.000.000

‎SD Negeri 01 Tilamuta, Provinsi Gorontalo sebesar Rp200.000.000

‎TK Negeri 03 Kemuning, Provinsi Gorontalo sebesar Rp200.000.000

‎TK Negeri 13 Pelita Paguyaman, Provinsi Gorontalo sebesar Rp200.000.000

‎SD Negeri 14 Paguyaman, Provinsi Gorontalo sebesar Rp200.000.000

‎SD Negeri 04 Paguyaman, Provinsi Gorontalo sebesar Rp220.100.000

‎SMP Negeri 5 Satu Atap Paguyaman Pantai, Provinsi Gorontalo sebesar Rp200.000.000


‎Dalam sambutannya, Rachmat Gobel menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Pegadaian atas konsistensi dan kepeduliannya dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di bidang pendidikan dan sosial keagamaan.

‎“Kesempatan seperti ini tidak mudah. Bantuan yang diberikan PT Pegadaian merupakan bentuk kepedulian yang sangat berarti, terlebih di tengah berbagai tantangan pembangunan nasional saat ini,” ujar Rachmat Gobel.

‎Ia menegaskan bahwa bantuan tersebut harus dijaga dan dimanfaatkan secara maksimal, terutama untuk perbaikan sarana dan prasarana pendidikan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

‎“Sekolah yang diperbaiki harus dirawat dengan baik. Ini bukan sekadar soal bangunan, tetapi tentang bagaimana kita menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas melalui lingkungan belajar yang layak, bersih, dan nyaman,” tegasnya.

‎Rachmat Gobel juga mengingatkan para kepala sekolah dan tenaga pendidik agar menanamkan nilai tanggung jawab, kebersihan, serta kepedulian kepada peserta didik sejak dini.

‎“Ajarkan anak-anak untuk menjaga sekolahnya, membersihkan kelas dan lingkungan, serta merawat fasilitas seperti toilet. Datang ke sekolah dalam keadaan bersih dan pulang juga dalam keadaan bersih,” tambahnya.

‎Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari besarnya nilai bantuan yang disalurkan, tetapi dari kemampuan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga, merawat, dan memanfaatkan bantuan tersebut secara berkelanjutan demi kemajuan daerah.

‎***

Penulis: Rachmad A SaniEditor: Aman Apik