Rekam Fakta, Gorontalo – Potensi rumput laut di Kabupaten Gorontalo Utara dinilai masih belum dimanfaatkan secara maksimal. Bakal calon Ketua Kadin Gorontalo, Aldi Andalan Uloli, menilai komoditas tersebut seharusnya mampu menjadi salah satu penopang utama perekonomian daerah apabila dikelola hingga ke sektor hilir.
Menurut Aldi, selama ini pemanfaatan rumput laut di Gorontalo Utara masih didominasi pada budidaya dan penjualan bahan mentah. Padahal, rumput laut memiliki banyak turunan produk bernilai ekonomi tinggi yang bisa dikembangkan di daerah.
“Selama ini masyarakat hanya menjual rumput laut dalam bentuk mentah. Padahal, nilai terbesar justru ada pada hasil olahannya. Jika ini dikembangkan, manfaat ekonominya akan jauh lebih besar bagi masyarakat pesisir,” ujar Aldi.
Ia menjelaskan, salah satu jenis rumput laut yang banyak dibudidayakan, yakni Eucheuma cottonii, dapat diolah menjadi karaginan. Bahan tersebut sangat dibutuhkan dalam industri makanan sebagai pengental untuk produk seperti es krim, jelly, saus, hingga aneka makanan olahan lainnya.
Selain industri pangan, rumput laut juga memiliki prospek besar di bidang kecantikan dan kesehatan. Kandungan mineral, vitamin, dan antioksidan di dalamnya membuat rumput laut banyak dimanfaatkan sebagai bahan baku sabun, lotion, masker, serta berbagai produk perawatan kulit.
Di sektor kesehatan, rumput laut juga digunakan sebagai bahan pembuat kapsul obat dan suplemen. Menurut Aldi, luasnya pemanfaatan rumput laut menunjukkan bahwa komoditas tersebut memiliki potensi ekonomi yang sangat besar jika tidak hanya dijual sebagai bahan mentah.
“Rumput laut ini bisa masuk ke banyak sektor, mulai dari makanan, kosmetik, farmasi, hingga industri kesehatan. Kalau hanya dijual mentah, kita kehilangan peluang besar untuk menciptakan nilai tambah di daerah,” tegasnya.
Tak hanya itu, Aldi menambahkan bahwa rumput laut juga dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik, pakan ternak, bahkan bahan baku energi alternatif. Karena itu, ia menilai perlu ada upaya serius untuk membangun industri pengolahan rumput laut di Gorontalo Utara.
Ia mendorong agar Kadin Gorontalo ke depan mampu menghadirkan investasi serta membangun ekosistem industri rumput laut yang terintegrasi, mulai dari produksi, pengolahan, hingga pemasaran.
“Kita harus mulai mendorong hilirisasi. Industri pengolahan harus hadir di Gorontalo, khususnya di Gorontalo Utara. Dengan begitu, lapangan kerja akan terbuka, kesejahteraan masyarakat pesisir meningkat, dan potensi besar ini tidak lagi dinikmati daerah lain,” kata Aldi.
Aldi optimistis, apabila dikelola dengan baik dan mendapat dukungan dari pemerintah, pelaku usaha, serta masyarakat, rumput laut dapat menjadi salah satu sektor unggulan yang mampu menggerakkan perekonomian Gorontalo Utara secara signifikan.




























