Rekam Fakta, Gotontalo – Anggota DPR RI dari Dapil orontalo, Rachmat Gobel, meninjau langsung lokasi banjir sekaligus menyerahkan bantuan kepada warga terdampak di Desa Didingga, Kecamatan Biau, Kabupaten Gorontalo Utara, Sabtu (13/6/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tengah menghadapi dampak bencana banjir yang melanda wilayah tersebut. Selain menyalurkan bantuan, Rachmat Gobel juga ingin memastikan langkah-langkah pemulihan dan penataan kawasan dapat segera dilakukan agar masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas dengan aman dan nyaman.
Dalam kunjungannya, Gobel berdialog dengan warga, meninjau kondisi permukiman yang terdampak, serta mendengarkan berbagai aspirasi masyarakat terkait kerusakan rumah, fasilitas umum, dan kondisi lingkungan pascabanjir.
“Saya ingin melihat langsung kondisi masyarakat dan memahami kesulitan yang mereka hadapi akibat musibah ini. Kehadiran saya di sini bukan hanya untuk memberikan bantuan, tetapi juga untuk mencari solusi yang bisa memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” ujar Gobel.
Menurutnya, salah satu persoalan yang perlu mendapat perhatian serius adalah kondisi aliran sungai yang diduga menjadi faktor penyebab terjadinya banjir. Karena itu, diperlukan upaya penataan dan perbaikan sungai secara menyeluruh guna mengurangi risiko bencana serupa di masa mendatang.
“Saya akan memikirkan bagaimana membantu pemerintah daerah dalam memperbaiki aliran sungai ini. Selain itu, saya juga ingin mencarikan jalan agar rumah-rumah masyarakat yang mengalami kerusakan dapat diperbaiki sehingga warga bisa kembali hidup dengan nyaman dan aman,” katanya.
Gobel mengungkapkan bahwa dirinya telah berkomunikasi dengan pihak terkait, termasuk Balai Wilayah Sungai, untuk membahas langkah-langkah yang dapat ditempuh dalam penanganan jangka panjang. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat sangat penting untuk mempercepat proses pemulihan kawasan terdampak.
Selain fokus pada penanganan pascabencana, Gobel juga melihat Desa Didingga memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi desa yang lebih maju dan tertata. Menurutnya, apabila proses pemulihan dilakukan dengan baik, desa tersebut dapat menjadi contoh pembangunan desa yang mampu menggabungkan aspek keselamatan, kenyamanan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Desa ini memiliki potensi yang luar biasa. Jika ditata dengan baik, bukan tidak mungkin ke depan dapat berkembang menjadi desa yang lebih maju, bahkan memiliki daya tarik wisata. Potensinya ada, tinggal bagaimana kita membangun dan menatanya secara bersama-sama,” ungkapnya.
Terkait wacana relokasi warga dari kawasan yang terdampak banjir, Gobel menegaskan bahwa hal tersebut merupakan kewenangan pemerintah daerah. Namun, ia berpandangan bahwa apabila kawasan tersebut masih memungkinkan untuk ditata dan diperkuat melalui pembangunan infrastruktur yang memadai, maka masyarakat tetap dapat tinggal dengan aman.
“Soal relokasi tentu menjadi kewenangan pemerintah daerah. Tetapi jika kawasan ini masih bisa dipertahankan melalui penataan yang baik dan penguatan infrastruktur, maka itu juga menjadi pilihan yang patut dipertimbangkan. Yang terpenting adalah keselamatan dan kenyamanan masyarakat,” jelasnya.
Kehadiran Rachmat Gobel mendapat sambutan hangat dari warga Desa Didingga. Masyarakat berharap perhatian yang diberikan tidak berhenti pada bantuan darurat semata, melainkan berlanjut melalui program pemulihan, penataan lingkungan, dan pembangunan yang mampu mengurangi risiko bencana di masa mendatang.



















