Konsolidasi Alumni, Persiapkan Rakomda Menwa Maluku

Maluku1
Foto : dok. istimewa
banner 120x600

Rekamfakta.com, Provinsi Maluku – Dalam rangka membina kedisiplinan dan menjaga eksistensi wajib Bela Negara, Resimen Mahasiswa di Maluku mendapat perhatian serius para Alumni.

Tepatnya di gedung aspuri Kampus Universitas Pattimura Ambon, dilakukan pertemuan Alumni Menwa, Pertemuan itu dihadiri langsung oleh Rektor Universitas Pattimura yang juga selaku kamatrik pembina menwa Unpatti, serta beberapa perwakilan Alumni, sebagai bentuk konsolidasi dalam rangka persiapan percepatan penyelenggaraan Rapat Komando Daerah (Rakomda) Menwa yang rencananya akan di selenggarakan pada tanggal 11 Agustus 2020 di Ambon.

Hal ini disampaikan oleh Dr. Drs. Pieter Jacob Pelupessy, M.Si selaku Alumni dan juga merupakan mantan Wakil Komandan Resimen Mahasiswa Maluku yang saat ini aktif sebagai staf dosen di Fakultas Isip Unpatti saat diwawancarai wartawan usai lakukan rapat koordinasi Alumni tersebut, selasa 04/08/2020.

Pelupessy mengatakan, berdasarkan hasil pertemuan tadi, Rakomda menwa yang rencananya akan diselenggarakan di Ambon, merupakan langkah restorasi untuk membangkitkan semangat juang kemenwaan sekaligus menjaga eksistensi organisasi menwa di Maluku

Kondisi keaktifan menwa di maluku sudah bertahun-tahun lamanya tengah mengalami stagnan pada program kaderisasi dan sudah mulai surut semangatnya dalam membina kedisiplinan Bela Negara, sehingga melalui pertemuan ini telah bersepakat perlu adanya penyegaran kepengurusan Staf Komando Menwa (Skomen) Maluku, melalui persiapan Rapat Komando Daerah atau RAKOMDA berdasar pada inisiatif atas kepedulian Alumni.

“kami para perwakilan Alumni menwa, khususnya di Maluku melakukan langkah konsolidasi ini, merupakan bentuk upaya inisiatif bersama, sehingga diharapkan kedepan setelah penyegaran melalui Rakomda ini, menwa bisa eksis kembali dan menjalankan kewajiban bela negara nya sebagai komponen pendukung Pertahanan Negara sesuai UU RI No 3 tahun 2002 tentang sistem pertahanan Nasional” Unkapnya

Lanjut Pelupessy “Bela Negara merupakan sebuah kewajiban Insan Perwira cadangan Resimen Mahasiswa dalam tugasnya. Apalagi disaat ini negara kita mengalami krisis pandemi covid19, justru hal ini seharusnya disikapi serius oleh menwa di Maluku dan wajib hukumnya turut berperan serta membantu pemerintah menjadi suka relawan pada pencegahan penyebaran wabah covid19 khususnya di provinsi Maluku”, ujar dia

Pelupessy kembali mengatakan, “pertemuan perwakilan Alumni Menwa yang baru saja di laksanakan secara garis besar pada prinsipnya sangat menyetujui restorasi kepemimpinan melalui Rakomda sehingga dengan kepemimpinan yang baru nantinya diharapkan bisa menjadi triger untuk membangkitkan kedisiplinan para anggota menwa aktif maupun Alumni yang utamanya di tingkat daerah dalam berkontribusi dan membina wawasan kebangsaan dan bela negara melalui kaderisasi kemenwaan. Pungkasnya

Diwaktu yang bersamaan hal senada juga disampaikan oleh Rektor Universitas Pattimura Ambon saat pertemuan itu, bahwa dirinya Selaku Rektor Universitas Pattimura yang juga bagian dari Alumni Resimen Mahasiswa, sangat mengapresiasi inisiatif koordinasi para perwakilan Alumni dimaluku, karena menurutnya menwa di Maluku sangat dibutuhkan peranannya di daerah dan itu sangat penting, maka melalui Rakomda ini merupakan langkah bentuk restorasi positif

“Menwa harus berperan aktif dalam menjawab tantangan besar negara dan daerah dimasa depan, sebab kondisi kefakuman pengurus Skomen Maluku dengan kurun waktu yang cukup lama ini, mengakibatkan satuan-satuan dan Batalyon menwa di sejajaran perguruan tinggi di Provinsi Maluku, mengalami hambatan serius pada pengkaderannya, baik secara bertingkat dan berjenjang. Inilah yang membuat prihatin kami para Alumni menwa. Mudah-mudahan melalui rapat koordinasi Alumni untuk menjawab pelaksanaan Rakomda bisa menjadi peran penting dalam membangkitkan kembali dan menghidupkan menwa di Maluku pada tupoksi yang sebenarnya. Tuturnya

Begitu pula ditambahkan oleh Enos Lambiombir,.yang juga mantan Komandan Satuan (Dansat) 01 Unpatti yang sementara melanjutkan pasca sarjananya di Universitas Pattimura Ambon. Ia membenarkan kondisi yang memang membutuhkan perhatian serius, sebab menurutnya selama ini kepengurusan Skomen Maluku sudah tidak efektif lagi dalam melaksanakan kewajibannya sebagai perpanjangan KONAS Menwa didaerah, tidak pernah melaksanakan Rakomda hingga saat ini, sehingga perlu dilakukan restorasi. Tandasnya. (Rahmat B.P Fakoubun/RF)