Koramil Kota Utara Gelar Nonton Bareng Film Penghianatan G 30 S/PKI

Pki
Danramil Kota Utara - Kapten Inf. Nendra Purwanto
banner 120x600

Rekamfakta.com, Kota Gorontalo – Tepatnya Tahun 1965 pada Bulan September dan Tanggal 30 Bangsa Indonesia di kejutkan dengan penculikan dan pembunuhan 6 orang Jenderal dan 1 Perwira Pertama TNI-AD yang dilakukan oleh penghianat bangsa yaitu Partai Komunis Indonesia (PKI) bersama antek-anteknya yang menamakan dirinya Gerakan 30 September atau G 30 S/PKI.

Betapa tidak, walaupun G 30 S/PKI sudah 55 tahun berlalu, namun duka yang mendalam masih terus dirasakan oleh seluruh anak cucu kita sebagai penerus generasi bangsa, terutama bagi Sanak Family para 7 Pahlawan Revolusi tersebut yang paling sedih jika mengenang kembali penyiksaan dan pembunuhan Ayah mereka secara sadis dan keji oleh PKI.

Pki1
Danramil Kota Utara Beserta Personil Bersama Masyarakat Saat Nonton Bareng

Berangkat dari hal itu dan untuk mengenang pengorbanan 7 Pahlawan Revolusi tersebut, Kodim 1304 beserta jajaran Koramil menggelar nonton bareng Film G 30 S/PKI bersama Personil dan Tokoh Masyarakat serta Tokoh Adat dan masyarakat sekitar Kantor Koramil dengan tetap menjalankan Protocol Kesehatan yaitu Memakai Masker, Mencuci Tangan dan Menjaga Jarak.

Komandan Kodim 1304 Letkol CZI Donny Ardiwidha, M.Han melalui Danramil Kota Utara, Kapten Inf. Nendra Purwanto saat di temui di lokasi Nobar mengatakan bahwa kegiatan nonton bareng ini dalam rangka menumbuhkan jiwa Nasionalisme kita, paling tidak kita selalu waspada dan selalu menghargai serta berbangga mempunyai para Jenderal sejati, para Pahlawan yang telah gugur terutama para Jenderal Angkatan Darat yang telah mengabdikan diri untuk Bangsa dan Negaranya untuk mempertahankan Pancasila.

“Kita lakukan nonton bareng ini dengan Tokoh Adat dan Tokoh Agama serta Masyarakat, tujuan intinya adalah untuk menumbuhkembangkan jiwa Nasionalisme kita terhadap bangsa agar kita tidak boleh terpengaruh oleh ideologi lain selain ideologi Pancasila,” ujar Kapten Nendra.

Perwira Pertama yang juga menjabat sebagai Pasi Intel Kodim 1304 ini menambahkan bahwa kegiatan Nobar tersebut juga sudah di ketahui Komandan Kodim 1304 dan Komandan Korem 133/NW sebagai laporan.

Pki3
Danramil Kota Utara Beserta Personil Bersama Masyarakat Saat Nonton Bareng

“Harus kita sadari bahwa bangsa kita tidak boleh lepas dari sejarah, kita harus terus mengingat sejarah, agar kita kedepan bisa lebih baik dari yang sebelumnya,” kata Danramil Kota Utara.

Tujuh Pahlawan Revolusi tersebut terdiri dari 6 Orang Jenderal dan 1 Orang Perwira Pertama, berikut nama-nama mereka :

1. Letjen TNI Ahmad Yani.

(Menteri/Panglima AD/Kepala Staf Komando Operasi Tertinggi)

2. Mayjen TNI Raden Suprapto.
(Deputi II Menteri/Panglima AD Bidang Administrasi)

3. Mayjen TNI Mas Tirtodarmo Haryono.
(Deputi III Menteri/Panglima AD Bidang Perencanaan dan Pembinaan)

4. Mayjen TNI Siswondo Parman.
(Asisten I Menteri/Panglima AD Bidang Intelijen)

5. Brigjen TNI Donald Isaac Panjaitan.
(Asisten IV Menteri/Panglima AD Bidang Logistik)

6. Brigjen TNI Sutoyo Siswomiharjo.
(Inspektur Kehakiman/Oditur Jenderal AD)

7). Lettu CZI Pierre Andreas Tendean.
(Ajudan Jenderal A.H. Nasution)

Pki2
Kapten Inf. Nendra Purwanto Di Lokasi Nonton Bareng

“Harapan saya mudah-mudahan masyarakat lebih mengerti bahwa memang sejarah PKI tidak boleh dilupakan dan itu adalah suatu sejarah pahit, semoga masyarakat juga tahu bahwa PKI Memang betul-betul Partai yang dilarang oleh Negara kita, PKI adalah ideologi komunis yang tidak boleh hadir dan ada di bumi Indonesia,” tutup Kapten Nendra.

(0N4L/RF)