Dipimpin Danrem 133/NW, Tiga Kesatuan TNI Lakukan Upacara Dan Tabur Bunga Di Taman Makam Pahlawan Pentadio

Saa
Komandan Korem 133/NW Dan Komandan Lanal Serta Komandan SatRadar Saat Tabur Bunga Di Taman Makam Pahlawan
banner 120x600

Rekamfakta.com, Kabupaten Gorontalo – Dalam rangka memperingati HUT ke 75 TNI, Komandan Korem (Danrem) 133/Nani Wartabone Brigjen TNI Bagus Antonov Hardito, M.A, selaku Inspektur Upacara dalam pelaksanaan ziarah nasional di Taman Makam Pahlawan (TMP), yang bertempat Jl. Ahmad A. Wahab, Pentadio Kabupaten Gorontalo, Jumat kemarin, (02/10/2020).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain, para Kasi Korem, Dan Brigif 22/Otamanasa, Dan Lanal Gorontalo, Dan Satradar 224 Kwandang, para Dansat jajaran Korem 133/NW, serta Ketua Persit KCK Koorcab Rem 133 PD XIII/Merdeka dan segenap pengurus.

Mengingat kondisi saat ini, kepatuhan akan Protocol Kesehatan yang berlaku maka peserta upacara khususnya perwakilan dari TNI-AD dan TNI-AL serta TNI-AU, masing-masing hanya mengirim 1 SST untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Diawali dengan penghormatan umum kepada arwah para Pahlawan, dilanjutkan dengan hening cipta dan peletakan karangan bunga di tugu makam pahlawan oleh Pimpinan ziarah nasional.

1a8d2ceb 9667 49d2 8873 Dcfeca728899
Proses Upacara Dan Tabur Bunga Di Taman Makam Pahlawan Pentadio

Setelah itu dilanjutkan dengan kegiatan tabur bunga yang dilakukan Danrem 133/Nani Wartabone, didampingi Ketua Persit KCK Koorcab Rem 133 PD XIII/Merdeka Ny. Iomi Bagus Antonov Hardito bersama peserta ziarah.

“Sudah menjadi tradisi sebelum peringatan HUT TNI, tujuan kegiatan ini adalah untuk mengirim doa serta mewarisi nilai-nilai perjuangan dari para Pahlawan pendahulu kita, mengenang dan meresapi jasa para pahlawan, serta mengingat kembali semangat patriotisme yang telah ditunjukan oleh para pendahulu, seyogyanya sebagai penerus bangsa, kita wajib mengingat, mengenang dan meneruskan apa yang mereka cita-citakan,” ucap Danrem.

“Ini merupakan bentuk penghormatan kita, untuk mengenang jasa para Pahlawan yang telah gugur dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia, karena bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati dan menghargai jasa-jasa para pahlawannya,” sambungnya lagi.

Danrem juga menyampaikan, jika perjuangan para Pahlawan tidak dapat dinilai oleh apapun. Untuk itulah kita sebagai generasi penerus harus mampu untuk melanjutkan perjuangan para pendahulu kita yang telah mengorbankan harta, tenaga bahkan nyawa mereka untuk negeri yg kita cintai ini.

“Melalui ziarah ini pula, kami berupaya untuk dapat mewarisi semangat juang para Pahlawan, sebagai modal utama kami membangun dan mengisi kemerdekaan demi kemajuan Bangsa Indonesia,” tutup Danrem 133/NW. (0N4L/RF)