Sejumlah Karyawan PT. Sig Asia, Lakukan Aksi Mogok Kerja.

Sulut
banner 120x600

Rekamfakta.com, Sulawesi Utara – Sejumlah karyawan PT. Sig Asia, melakukan aksi mogok kerja didepan pabrik milik PT. Sig Asia, di Kelurahan Girian Bawah, Kecamatan Girian, Kota Bitung. Sabtu, (10/10/2020).

Dari informasi yang dihimpun oleh media ini dari salah satu peserta aksi yang enggan disebutkan namanya, tuntutan itu telah mereka ajukan juga melalui surat bernomor, 005/PUK/PT. SIG/IX/2020 yang dilayangkan kepada pihak perusahaan, untuk menuntut hak-hak mereka yang diduga belum dipenuhi oleh pihak perusahaan.

Sejumlah tuntutan dari para karyawan ini ialah, pembayaran upah dari bulan Agustus dan September tahun 2020, pembayaran BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan dari bulan Juli hingga September tahun 2020, dan jatuh tempo pembayaran upah selambat-lambatnya pada tanggal 10 bulan berjalan.

Sulut1

Direktur PT. Sig Asia melalui Head of Human Resource Dept (HRD), Dewi Sumenda saat dikonfirmasi terkait hal ini mengatakan, pihaknya telah membuat kesepakatan dengan para karyawan yang melakukan aksi mogok kerja, dengan dimediasi oleh pihak kepolisan, serikat buruh dan Dinas Ketenagakerjaan Kota Bitung,

“Soal karyawan demo, sudah dikomunikasikan dengan buruh lewat polres tadi, serikat buruh dan Dinas Ketenagakerjaan. Untuk hak-hak pekerja, perusahaan sudah komit tetap akan membayar dan butuh waktu sesuai dengan perjanjian yang telah di rundingkan bersama, yakni dibulan ini (Oktober,red),” kata Dewi.

Saat dikonfirmasi penyebab terhambatnya pemenuhan hak-hak karyawan itu, ia menjelaskan karena perusaan dan mitra dari perusahaan mereka, sama-sama mengalami dampak pandemi Covid-19,

“Dalam keadaan begini, kita semua sedang menghadapi masa-masa sulit, kita juga tidak menginginkan ini, tapi keadaanlah yang membuat hingga menjadi seperti ini. Apalagi, semenjak adanya pandemi Covid-19. Tapi meski demikian kami tetap bertahan, dan yang kena dampak Covid-19, bukan hanya kita, tapi ada buyer kita. Sehingga, otomatis order berkurang, dan export juga kurang,” jelas Dewi.

Sulut2

Dewi menambahkan, dirinya berharap keadaan perusahaan dan karyawan saat ini segera berlalu, dan kedepannya akan menjadi lebih baik lagi,

“Yang pasti harapan dan do’a saya bukan hanya untuk perusahaan, tetapi juga untuk semua karyawan, kedepan semua bisa menjadi lebih baik lagi,” tutupnya.

MYP/RF