Rekam Fakta, Gorontalo — Kamis malam, 27 November 2025, Pelataran Sentral menghadirkan suasana berbeda ketika Aldi Andalan Uloli tiba dan memilih duduk santai di tengah keramaian UMKM kuliner. Tanpa jarak, ia langsung mendapat sapaan hangat dari para milenial yang mengenalinya sebagai figur yang selama ini dekat dengan dunia usaha lokal.
Sebagian besar dari mereka adalah pelaku UMKM makanan dan minuman penggerak utama hidupnya kawasan Pelataran Sentral setiap malam. Kehadiran Aldi membuat percakapan ringan berubah menjadi dialog penuh makna tentang perjalanan usaha, tantangan harian, dan mimpi sederhana untuk berkembang.
Para pedagang muda itu menceritakan dinamika keseharian mereka, mulai dari naik-turunnya penjualan, persaingan menu, hingga bagaimana mereka meracik identitas kuliner agar tetap diminati pelanggan. Aldi mencermati setiap cerita dengan serius, memberi tanggapan yang membulatkan semangat mereka.
Dalam momen itu, Aldi menyampaikan pandangan penting yang membuat suasana diskusi semakin kuat. Ia mengingatkan bahwa tak ada satu pun pengusaha besar yang lahir di puncak. “Semua pengusaha besar berangkat dari bawah. Mereka mulai dari gerobak kecil, kios sederhana, atau bahkan dari dapur rumah. Perjalanan besar itu selalu dimulai dari langkah pertama. Jadi jangan pernah takut untuk mencoba,” terang Aldi.
Pesan itu disambut anggukan para pelaku UMKM, seolah menegaskan bahwa perjuangan harian mereka adalah bagian dari proses yang benar. Aldi menekankan bahwa mentalitas mau belajar, konsistensi melayani pelanggan, dan keberanian mengambil risiko adalah fondasi yang sama yang dimiliki oleh para pelaku usaha besar saat memulai perjalanan mereka.
Dalam beberapa bagian diskusi, para milenial juga menyinggung harapan mereka terhadap peningkatan dukungan bagi UMKM. Aldi menanggapinya dengan sangat bijak, menjelaskan bahwa dirinya memang sedang banyak turun ke lapangan untuk memahami langsung kebutuhan pelaku usaha. Langkah ini selaras dengan dirinya yang belakangan disebut sebagai salah satu figur yang dipertimbangkan untuk memimpin KADIN Provinsi Gorontalo meski ia sendiri tidak mengarahkan pembicaraan ke sana. Ia lebih memilih menunjukkan niat baik dan kepeduliannya lewat dialog langsung dengan pelaku UMKM.
“Yang terpenting bagi saya adalah memahami apa yang teman-teman butuhkan. Dari sini kita bisa tahu di mana kekuatan UMKM dan bagaimana kita bersama-sama memperbaikinya,” ujarnya.
Pertemuan spontan itu akhirnya menjadi ruang pembelajaran dua arah yang bernilai. Para pelaku UMKM kuliner merasa diberi dorongan baru, sementara Aldi menunjukkan kelasnya sebagai figur muda yang mau mendengar, merangkul, dan terjun langsung ke sumber ekonomi rakyat.
Pelataran Sentral malam itu membuktikan bahwa pertemuan sederhana pun mampu menjadi percikan energi bagi tumbuhnya UMKM kuliner di Gorontalo.
***
Aldi Andalan Uloli Dapat Sambutan Hangat Saat Nongkrong di Pelataran Sentral

Baca Juga
Rekomendasi untuk kamu

Rekam Fakta, Gorontalo – Kepedulian di bulan suci Ramadan kembali ditunjukkan jajaran Partai NasDem. Anggota…

Rekam Fakta, Gorontalo – Dinamika menjelang Musyawarah Provinsi (Musprov) Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin)…

Rekam Fakta, Gorontalo — Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea menerima kunjungan silaturahmi Anggota DPR RI…

Rekam Fakta, Gorontalo — Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Gorontalo dari Fraksi Partai NasDem, Rachmat…











