spot_img
4.6 C
New York
Kamis, Agustus 11, 2022
BerandaDaerahProvinsi GorontaloDihadiri Kepala Desa Se-Kabupaten Gorontalo Rachmat Gobel Bersama OJK Gelar Penyuluhan Jasa...

Dihadiri Kepala Desa Se-Kabupaten Gorontalo Rachmat Gobel Bersama OJK Gelar Penyuluhan Jasa Keuangan Tentang Waspada Investasi

Rekamfakta.com, Kabupaten Gorontalo – Investasi bodong atau Investasi ilegal menjadi kasus yang paling heboh di Provinsi Gorontalo pada beberapa minggu kemarin ini, hal ini pula yang menjadi perhatian khusus Wakil Ketua DPR-RI DR. H. Rachmat Gobel dan mendorong pihaknya bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menggelar “Penyuluhan Jasa Keuangan Tentang Waspada Investasi”.

IMG 20220314 WA0006

Acara ini turut dihadiri Bupati Bone Bolango H. Hamim Pou, S.Kom., MH Bersama Ketua Garnita Hj. Lolly Junus, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo H. Roman Nasaru, SE., MM bersama Staf Ahli Ir. Mikson Yapanto, dr. Charles Budi Doku dan Staf Khusus Dr. Rustam Akili, SE., SH., MH serta semua Lurah dan Kepala Desa Se-Kabupaten Gorontalo.

IMG 20220314 WA0007

Wakil Ketua DPR-RI DR. H. Rachmat Gobel dalam sambutannya mengaku sangat gembira bertemu dengan seluruh Kepala Desa serta Lurah Se-Kabupaten Gorontalo dan berkeinginan agar masyarakat Provinsi Gorontalo, khususnya masyarakat yang ada di Kabupaten Gorontalo tidak sampai terjerumus kepada hal-hal yang ilegal.

IMG 20220314 WA0010

“OJK ini pengawas Keuangan, tentunya bisa memberikan masukan-masukan untuk menjaga kita semua jangan sampai terjerumus, karena investasi ilegal atau pinjaman online ini sudah masalah global, kadang yang dari Luar Negeri juga masuk ke Indonesia, yang paling bahaya adalah yang dari Luar Negeri, kalau yang Dalam Negeri mungkin masih bisa diatasi oleh OJK,” ungkap Rachmat Gobel.

IMG 20220314 WA0009

“Inilah efek karena majunya teknologi informasi yang begitu cepat, jadi kita harus hati-hati, percayalah kepada saya, kalau bisa kita deklarasikan ini haram semuanya, jangan kita terjerumus pada hal-hal yang merugikan kita semua, ingat masa depan anak-anak kita,” pungkasnya.

Kepala Bagian Industri Keuangan Non Bank (IKNB), Pasar Modal dan EDK, OJK Provinsi SulutGoMalut, Ahmad Husein dalam arahannya menegaskan untuk fokus kepada kasusnya saja yang lebih nyata dan sudah terbukti merugikan masyarakat.

IMG 20220314 WA0007

“Kalau kita bicara teori, saya sudah berapa kali hadir dalam acara Forum Demokrasi Gorontalo, berulang kali juga saya berhadapan dengan masyarakat di Pohuwato dan juga di undang oleh Bapak Rachmat Gobel dan Timnya untuk ketemu dengan member, berulang kali saya jelaskan, tapi tetap juga masih ada yang tidak mengerti, karena seakan-akan pemikiran kita sudah di cuci oleh uang yang meya-meya dan biyu-biyu,” kata Ahmad Husein.

“Kasus di Pohuwato adalah investasi berkedok Foreign Exchange (Forex), intinya adalah keuntungan uang 25% dalam waktu singkat, dan ini penyebabnya karena kurangnya informasi yang benar kepada masyarakat,” tambahnya lagi.

“Kalau kita cerdas, Forex ini haram, misalnya uang kita 100 juta dan dibagikan secara bertahap, dan itu sebenarnya uang kita juga, jadi saya meminta kepada Ayahanda dan Ibunda, paling penting, jika ada hal yang demikian harus kita cermati dahulu dan menghubungi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mendapatkan informasi yang benar,” tutup Ahmad Husein.

*(0N4L/RF)*

Baca Juga

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Pasang Iklan Disini

OTHER STORIES

KOMENTAR TERBARU

error: Content is protected !!