Ekowisata Gula Aren Desa Bunuo Sebagai Upaya Pengembangan Keadaan Sosial Ekonomi Masyarakat Pertama di Kabupaten Bone Bolango

Doc. Rekam Fakta
banner 120x600

Rekam Fakta, Gorontalo – Tim Dosen dan mahasiswa dari Universitas Ichsan (Unisan) Gorontalo dalam pengabdiannya di Desa Bunuo, Kecamatan Bulango Utara, Kabupaten Bone Bolango berhasil meningkatkan partisipasi masyarakat dalam melestarikan lingkungan.

Ini dibuktikan dengan berhasilnya Tim (Unisan) dalam menciptakan “Ekowisata Gula Aren” yang dimana upaya tersebut untuk pengembangan keadaan sosial ekonomi masyarakat dan pertama di Kabupaten Bone Bolango.

Tim (Unisan) terdiri dari empat (4) orang yang diketuai oleh Arman, dan anggotanya masing-masing, Indriana Nurhayati Olii, Abdurahman, dan Moh. Adit Kuyo.

Ekowista gula aren Desa Bunuo merupakan sebuah langkah progresif dalam mengembangkan potensi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bone Bolango. Inisiatif ini menunjukkan adanya perhatian terhadap keberlanjutan lingkungan dan ekonomi berbasis masyarakat, yang dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi komunitas setempat.

Pemanfaatan gula aren sebagai sumber pendapatan tidak hanya menciptakan lapangan kerja baru, tetapi juga memberdayakan masyarakat untuk lebih mandiri dalam mengelola sumber daya alam yang ada di sekitar mereka. Dengan mendukung pengolahan gula aren secara berkelanjutan, masyarakat Desa Bunuo dapat menjaga kelestarian lingkungan dan meminimalkan dampak negatif terhadap ekosistem.

Dampak sosial dari inisiatif ini juga tidak dapat diabaikan. Penyediaan pelatihan dan pendidikan mengenai teknik pengolahan gula aren serta manajemen usaha kepada masyarakat dapat meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mereka dalam mengelola bisnis ini. Hal ini bukan hanya berpotensi meningkatkan pendapatan individu, tetapi juga membantu mengangkat tingkat ekonomi keseluruhan di tingkat desa.

Selain itu, inisiatif ini mungkin juga mengundang perhatian lebih lanjut dari pemerintah dan lembaga terkait dalam hal pengembangan ekowisata dan agrowisata. Desa Bunuo bisa menjadi contoh sukses bagaimana keseimbangan antara pengelolaan sumber daya alam dan sektor pariwisata dapat menciptakan sinergi yang menguntungkan semua pihak.

Namun, untuk memastikan keberhasilan jangka panjang dari Ekowisata gula aren Desa Bunuo, beberapa aspek penting perlu diperhatikan. Pengelolaan yang baik, termasuk pengawasan terhadap praktik-praktik berkelanjutan dan pengelolaan limbah, perlu menjadi fokus utama. Selain itu, perlu ada kerja sama antara pemerintah, masyarakat lokal, dan pihak-pihak terkait lainnya dalam memastikan dukungan, pelatihan, dan infrastruktur yang dibutuhkan.

Kedepan Kegiatan pengabdian ini dapat memberikan kontribusi bagi masyarakat dalam hal Pemetaan Potensi Lokal: Identifikasi semua potensi alam dan budaya yang dimiliki Desa Buno Ini meliputi sumber daya alam seperti pohon aren, keindahan alam, dan keanekaragaman hayati, serta aspek budaya seperti tradisi pengolahan gula aren dan kesenian lokal.

Konservasi Alam: Pastikan bahwa pengembangan ekowisata diarahkan pada konservasi alam dan lingkungan. Lindungi ekosistem setempat dan ajarkan kepada pengunjung tentang pentingnya pelestarian alam.

Serta Pendidikan dan Kesadaran: Sertakan program pendidikan dan kesadaran lingkungan dalam paket ekowisata. Informasikan pengunjung tentang proses produksi gula aren, manfaatnya, serta dampak positif dari konsumsi produk lokal.

Mitra Bidang Informasi dan Publikasi Unisan Gorontalo

Rachmad/RF