spot_img
4.6 C
New York
Kamis, Agustus 11, 2022
BerandaDaerahProvinsi GorontaloIni Yang Akan Dilakukan FKPT Gorontalo Setelah Dilantik

Ini Yang Akan Dilakukan FKPT Gorontalo Setelah Dilantik

Rekamfalta.com, Provinsi Gorontalo – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT-RI) Komjen Pol. Dr. Boy Rafly Amar, resmi melantik Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Gorontalo. Senin, (14/02/2022)

Setelah dilantik, FKPT Gorontalo berkomitmen akan tancap gas melangsungkan berbagai kegiatan sosialisasi dan literasi kepada tenaga pendidik dengan menerapkan pembelajaran pencegahan faham radikal dan terorisme untuk diterapkan kepada para siswa mulai dari tingkat SD, SMP, Madrasah, SMA/SMK hingga ke tingkat Perguruan Tinggi yang ada di Provinsi Gorontalo.

Kepala Bidang Agama, Sosial Dan Budaya FKPT Gorontalo, Dr. H. Muhajirin Yanis, M.Pd.I, kepada media menyampaikan bahwa Moderasi beragama dan kearifan lokal menjawab tantangan era disrupsi teknologi untuk indonesia yang damai.

“Salah satu strategi untuk menurunkan angka tersebut yaitu dengan cara kampanye moderasi beragama, memperbanyak literasi harmonisasi dan melestarikan kearifan lokal”, ucap mantan Ketua PWNU Provinsi Gorontalo itu.

Dirinya juga berharap, dengan progres yang akan dilaksanakan oleh FKPT kedepan, para guru dan dosen nantinya dapat menyampaikan pemahaman terkait pengenalan dan pencegahan faham radikalisme dan terorisme di lingkungan pendidikan.

“Tenaga Pendidik di Sekolah/Madrasah dan Perguruan Tinggi harus bisa terus meningkatkan pemahaman, makna dan pengamalan agama agar memiliki referensi yang luas. Sebab semua agama mengajarkan tentang kebaikan,Tolak ukur moderasi agama yaitu dengan cara kembali kepada ajaran kebaikan dan keadilan, komitmen, serta menjaga ketertiban, kita berharap para guru dan dosen bisa menjadi pelopor dan penggerak moderasi beragama, tuturnya.

Terakhir, Muhajirin menjelaskan bahwa  FKPT Gorontalo akan mengikuti arahan Ketua BNPT-RI terkait penerapan pencegahan sekaligus penanggulangan radikalisme serta tindak terorisme dengan pelibatan 5 pihak atau disebut skema Penta Helix.

“Penta Helix adalah kunci sinergi 5 unsur yang terdiri atas, Pemerintah, Akademisi, Dunia Usaha, Masyarakat, dan Media dalam pencegahan dan penanggulangan radikalisme serta terorisme., ini akan menjadi multi sektor masif khususnya menangkal masuknya pengaruh unsur terorisme transnasional serta transideologi, Untuk itu, peran bersama unsur Penta Helix ini khususnya peran media dalam rangka mencegah berkembangnya ujaran kebencian serta berita-berita hoaks agar masyarakat di Gorontalo semakin memiliki imunitas dan terhindar dari berita-berita tidak benar”, Tutup Muhajirin.

Rachmad/RF

Baca Juga

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Pasang Iklan Disini

OTHER STORIES

KOMENTAR TERBARU

error: Content is protected !!