Rekamfakta.com, Kota Gorontalo – Tiba di kampung halaman bersama anak-anak dan istrinya pada Kamis siang kemarin (28/10/2021), Wakil Ketua MPR-RI Prof. Dr. Ir. Fadel Muhammad tanpa mengenal lelah, dari Bandara langsung menuju Kecamatan Tabongo untuk menghadiri acara Seminar dan mengunjungi pembangunan pesantren dan lanjut malamnya membuka pertandingan Mini Soccer di Warkop Amal, dan Jumat pagi tadi menghadiri Temu Tokoh Nasional sebagai pembicara di Kampus Universitas Bina Mandiri dan lanjut Sholat Jum’at di Mesjid Islamic Center Wahdah Islamiyah sambil memberikan masukan kepada para pengurus dan jamaah Islamic Centre.
Namun sungguh sayang, dengan begitu padatnya kegiatan Reses Wakil Ketua MPR-RI di Gorontalo, masih ada saja orang yang tidak senang, bahkan terkesan iri hati dengan kehadiran mantan Gubernur Gorontalo dan Mantan Menteri Kelautan di Bumi Serambi Madinah, apakah karena junjungan mereka akan segera berakhir masa jabatannya ataukah karena takut akan menghadapi proses hukum dugaan korupsi kasus GORR ??, pastinya hanya Tuhan yang tahu.

Irfan Hasan selaku Tokoh Pemuda Kabila saat diwawancarai awak media rekamfakta.com sangat mengutuk keras pernyataan Romatun Alamri di salah satu media online yang mengatakan bahwa Fadel Muhammad sering nyinyir dengan Rusli, karena Fadel belum Move On dari hasil Pilgub tahun 2016 silam.
“Teman-teman Kader Muda Golkar jangan salah mengartikan, apa yang Bapak Fadel Muhammad sampaikan itu adalah bentuk pesan dari orang tua yang mengajarkan kita kebaikan, tentu saja Pak Fadel sangat prihatin dengan kesejahteraan Camat dan Kepala Desa serta Lurah, karena mereka sebagai ujung tombak untuk mengentaskan kemiskinan yang notabene Provinsi Gorontalo masih berada pada urutan kelima termiskin di Indonesia,” tegas Irfan.

“Bagaimana bisa para Camat, Lurah dan Kepala Desa bisa bekerja ikhlas dan bekerja lebih maksimal jika mereka tidak kita hargai kerja kerasnya, makanya harus kita pompa dengan memberikan tunjangan kinerja, supaya mereka bisa lebih semangat menjalankan tugas dan meminimalisir kemungkinan terjadinya tindakan korupsi, jika ada temuan BPK, maka regulasi atau sumber anggarannya yang harus dibenahi,” sambungnya lagi.

Menurut Irfan Hasan, Pak Fadel Muhammad itu selalu menempatkan dirinya sebagai orang tua, kita jangan selalu menafsirkan bahwa apa yang disampaikan Fadel Muhammad itu ada muatan dari sudut politik.
“Jadi ini Romatun Alamri, jangan selalu terbawa-bawa dengan pemikiran para seniornya yang terlalu mendewakan politik dan menjadikan politik itu terlalu nomor satu, coba kita pahami benar-benar apa perkataan Pak Fadel itu, beliau hanya memberi saran sebagai orang tua, dan ini bukan masalah Move On atau tidak Move On, karena Pak Fadel itu sangat peduli dengan kesejahteraan aparat Kecamatan dan aparat Desa serta penurunan angka kemiskinan di Provinsi Gorontalo,” ungkap Pengusaha Muda ini.
“Jadi sekali lagi saya menegur dengan keras kepada Romatun Alamri yang selalu cari muka, Ingat !!! junjungan anda tidak lama lagi akan melepas jabatannya dan akan menghadapi proses hukum dugaan korupsi kasus GORR,” tutup anak angkat dari Fadel Muhammad ini.
(0N4L/RF)




















