‎

Mahasiswa UNG Harapkan UKT Berkeadilan dan Kepentingan Produktif Mahasiswa Jadi Fokus Dalam Kepemimpinan Rektor Baru

Presiden Mahasiswa BEM UNG 2023, Hendrawan Dwikarunia Datukramat (Doc. Istimewa)
banner 120x600

Rekam fakta, Gorontalo – 24 Juli 2023, Antusiasme dan harapan tinggi dirasakan oleh Mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menyambut acara penting penyampaian visi, misi, dan program kerja empat Bakal Calon Rektor untuk periode 2023-2027. Dalam acara yang digelar di Hotel TC Damhil UNG dan disaksikan secara daring melalui kanal media sosial UNG dan UNG TV ini, Mahasiswa UNG menyampaikan aspirasi dan tuntutan penting mereka.

Presiden Mahasiswa BEM UNG 2023, Hendrawan Dwikarunia Datukramat, menegaskan bahwa acara tersebut merupakan agenda akbar Kampus Kerakyatan, di mana Mahasiswa mengungkapkan harapan besar terhadap Rektor terpilih untuk mengatasi isu-isu krusial di kampus.

Salah satu isu yang menjadi sorotan utama adalah Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang diharapkan berkeadilan, tanpa mengalami kenaikan selama satu periode. UKT yang berkeadilan akan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh mahasiswa untuk mendapatkan akses pendidikan berkualitas tanpa dibebani biaya yang tidak proporsional. Ini juga membantu meringankan beban finansial keluarga mahasiswa dan memungkinkan mereka untuk fokus pada proses belajar tanpa hambatan ekonomi.

Mahasiswa juga menuntut adanya peluang Beasiswa bagi mereka yang berprestasi dan tidak mampu, diluar KIP. Beasiswa di luar KIP penting karena tidak semua mahasiswa yang berprestasi memenuhi kriteria KIP, dan dengan adanya beasiswa alternatif ini, akan memberikan kesempatan bagi lebih banyak mahasiswa untuk meraih pendidikan tinggi tanpa memandang latar belakang ekonomi.

Selain itu, Mahasiswa berharap agar sistem pengelolaan dana organisasi mahasiswa lebih mandiri, untuk mendukung kreativitas dan inovasi di lingkungan kampus. Partisipasi aktif Mahasiswa dalam pengambilan keputusan kampus juga penting karena mahasiswa adalah salah satu pihak yang paling terdampak oleh kebijakan-kebijakan kampus. Dengan melibatkan mahasiswa dalam proses pengambilan keputusan, kebijakan yang dihasilkan akan lebih mencerminkan aspirasi dan kebutuhan mereka sebagai pemangku kepentingan utama di lingkungan kampus.

Masalah keamanan juga menjadi perhatian serius Mahasiswa, karena sering terjadi kehilangan helm dan knalpot motor di kampus. Mahasiswa berharap adanya tindakan lebih lanjut untuk meningkatkan keamanan di kampus, seperti peningkatan pengawasan dan sistem keamanan yang lebih efektif.

Kenyamanan kampus juga menjadi isu penting bagi Mahasiswa. Mahasiswa menginginkan kampus bebas dari isu kekerasan seksual, dan menuntut upaya pencegahan dan penanganan yang tuntas demi melindungi mahasiswa dari ancaman tersebut. Hal ini penting untuk menciptakan lingkungan kampus yang aman, nyaman, dan inklusif bagi seluruh mahasiswa.

Sarana-prasarana kampus juga menjadi perhatian serius Mahasiswa, di mana pembenahan diperlukan agar proses belajar dan berkarya dapat berjalan lebih baik. Mahasiswa menyadari bahwa tantangan besar menanti UNG ke depan, sehingga perlu dipersiapkan peningkatan besar-besaran dalam pengembangan akademik dan pembangunan yang berdampak tidak hanya dalam skala nasional, tetapi juga di tingkat global.

Dalam konteks ini, Mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo berharap calon Rektor terpilih dapat memprioritaskan dan mengimplementasikan solusi-solusi konkret yang mendukung keberlanjutan dan kemajuan kampus secara menyeluruh. Dukungan kewirausahaan dan inovasi juga menjadi fokus penting bagi Mahasiswa untuk membantu mahasiswa mengembangkan ide-ide kreatif dan berwirausaha.

Tak hanya itu, Mahasiswa juga berharap adanya peningkatan fasilitas dan ruang belajar yang modern serta pengembangan kurikulum yang relevan dan dinamis, sesuai dengan perkembangan industri dan kebutuhan masyarakat.

Isu lingkungan juga menjadi perhatian serius, di mana Mahasiswa mendukung adanya upaya untuk menjadikan lingkungan kampus lebih ramah lingkungan melalui program pengelolaan limbah dan penggunaan energi terbarukan. Terakhir, kerjasama yang kuat antara universitas dan industri juga diharapkan oleh Mahasiswa untuk membuka peluang magang, kunjungan lapangan, dan penempatan kerja bagi mahasiswa sehingga lebih siap menghadapi dunia kerja setelah lulus.

Red/RF

‎