Berita  

PJS Gorontalo Luncurkan Program Donasi Publik untuk Lawan Korupsi

Ketua DPD PJS Gorontalo, Jhojo Rumampuk (Doc. Rekam Fakta)
banner 120x600

RekamFakta.com, Gorontalo – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Gorontalo mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu melawan praktik korupsi yang kian menggerogoti kehidupan berbangsa dan berdaerah.

Sebagai bentuk komitmen nyata, PJS Gorontalo resmi meluncurkan program open donasi publik yang bisa diikuti masyarakat dari seluruh kabupaten/kota. Donasi ini akan dipergunakan untuk memperkuat kerja-kerja jurnalis independen dalam melakukan investigasi kasus korupsi di Gorontalo.

Ketua DPD PJS Gorontalo, Jhojo Rumampuk, menegaskan bahwa korupsi sudah menjadi “kanker” yang melemahkan fondasi pembangunan, termasuk di Gorontalo.

“Setiap tahun triliunan rupiah uang rakyat menguap akibat korupsi. Dampaknya jelas: infrastruktur terbengkalai, pelayanan publik buruk, hingga kemiskinan yang tak kunjung selesai. Jika tidak kita lawan sekarang, masa depan Gorontalo akan terus digadaikan,” tegas Jhojo.

Fakta yang Tidak Bisa Diabaikan

Kerugian negara akibat korupsi mencapai ratusan triliun rupiah setiap tahun.

Ribuan kasus korupsi belum terungkap dan tidak tersentuh hukum.

Melalui dukungan donasi masyarakat, PJS Gorontalo akan menjalankan Program Investigasi Kasus Korupsi Independen, dengan fokus pada:

Analisis dokumen dan jejak keuangan mencurigakan.

Wawancara saksi kunci dan whistleblower.

Publikasi investigasi di media massa.

Kampanye kesadaran anti-korupsi di masyarakat.

Selain itu, PJS Gorontalo juga akan membangun kolaborasi dengan lembaga penegak hukum, organisasi anti-korupsi internasional, hingga jejaring media, guna memperkuat ekspos kasus dan menekan para pelaku.

Target Program 2025–2026

50 kasus korupsi prioritas diselidiki secara mendalam.

20 laporan investigasi komprehensif dipublikasikan.

75% kasus yang diinvestigasi ditindaklanjuti aparat hukum.

Peningkatan kesadaran anti-korupsi di seluruh 6 kabupaten/kota dan pemerintah provinsi.

PJS Gorontalo meyakini, partisipasi masyarakat akan melahirkan pemerintahan yang bersih, transparan, serta mendorong pemulihan keuangan negara melalui pengembalian aset yang dicuri. Lebih dari itu, dukungan publik diharapkan menumbuhkan generasi muda yang memiliki sikap anti-korupsi.

“Korupsi bukan takdir, melainkan pilihan. Mari kita pilih untuk melawan! Setiap rupiah yang Anda sumbangkan adalah investasi untuk masa depan Gorontalo yang lebih bersih dan bermartabat,” pungkas Jhojo.