spot_img
4.6 C
New York
Kamis, Agustus 11, 2022
BerandaDaerahBoalemoPolres Boalemo Tetapkan 2 Tersangka Baru Kasus Korupsi di BSG

Polres Boalemo Tetapkan 2 Tersangka Baru Kasus Korupsi di BSG

10 / 100

Rekamfakta.com , Kabupaten Boalemo – Setelah satu orang ditetapkan tersangka, Kali ini Polres Boalemo kembali menetapkan dua tersangka sekaligus Masing-masing adalah RM dan EP. terkait perkara korupsi di Bank Sulutgo (BSG) Cabang Tilamuta, Boalemo. Senin, 11/07/2022.

Setelah RM menjalani pemeriksaan di ruang penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor), yang bersangkutan langsung ditahan di Sel Mako Polres Boalemo. Tetapi EP yang merupakan tersangka di ketahui memang sedang menjalani masa hukuman kasus lain, di Lembaga Pemasyarakatan, di Gorontalo.

“Dikatakan, penetapan tersangka tersebut, sebagai tindaklanjut atas perkara yang menyeret mantan Pimpinan BSG Tilamuta, ET, yang merupakan tersangka sebelumnya,” Ungkap Kapolres Boalemo, AKBP Deddy Herman S.I.K., melalui Kasat Reskrim IPTU Saiful Kamal, S.T.K.,S.I.K, ketika dikonfirmasi

“Jadi memang benar, malam ini kami melakukan penahanan terhadap satu tersangka lainnya, yaitu RM, atas kasus korupsi pada BSG yang sedang kami tangani. Ada dua yang tersangka malam ini, satunya lagi, memang sedang menjalani masa hukuman di Lapas. Sehingga, total tersangka saat ini, berjumlah 3 orang,” tutur IPTU Saiful Kamal.

Lebih lanjut kata Saiful, modus yang dilakukan tersangka RM dalam perkara yang merugikan negara Rp 37 Miliar ini, selain membantu proses pemberian fasilitas kredit, juga yang bersangkutan telah menggunakan dana tiga fasilitas kredit, dengan total Rp 2,9 Miliar

“Sedangkan tersangka yang berinisial EP, modusnya sama dengan tersangka RM, yaitu memberikan fasilitas kredit. Jadi Yang bersangkutan juga dimintai pertanggung jawaban hukum, karena telah menggunakan dana kredit sebesar Rp 9 Miliar. Jadi Pasal yang kita terapkan terhadap 2 tersangka ini, yaitu Pasal 2, Pasal 3, dan Pasal 55 KUH Pidana Tipidkor. Nah ini, kami akan urai peran masing-masing di dalam berkas perkara,” ungkapnya.

Sementara, Kanit Tipidkor Polres Boalemo, IPDA Budi Abdul Gani SH, dikonfirmasi ,saat ini bukan hanya tiga orang tetapi kami akan pastikan akan ada lagi tersangka berikut, dalam perkara yang mendapat asistensi langsung dari KPK-RI dan Subdit IV Tipidkor Mabes Polri ini.

“Akibat perbuatan yang telah dilakukan 3 tersangka ini, telah merugikan keuangan Negara sebesar Rp 37 Miliar, dan dari ketiganya, kami sudah bisa urai, bahwa yang bertanggungjawab terhadap penggunaan anggaran sebesar Rp 21 Miliar itu, adalah tersangka ET, yang kedua inisial EP, Rp 9 Miliar, dan yang ketiga RM, yang kita tahan malam ini, sebesar Rp 2,9 Miliar, ” ungkap IPDA Budi Abdul Gani.

Ia juga menambahkan, adapun untuk rencana tindaklanjut perkara kedepan, yakni merampungkan berkas untuk tiga tersangka saat ini. Disamping itu, pihaknya juga akan intens berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan, yang tak lain, tujuannya guna percepatan penyelesaian perkara.

“Dalam ketentuan kontruksi Pasal, Terkait upaya penyelamatan keuangan Negara dalam dugaan kasus ini, kami lapis dengan Pasal 18 terkait dengan uang pengganti. kami juga akan bangun komunikasi dengan teman-teman yang ada di JPU. Selain JPU, juga dengan teman-teman di BSG untuk penyelamatan aset, atau penyitaan aset dalam rangka pengembalian kerugian keuangan negara,” pungkasnya.

RF/Ovhy Igirisa

Baca Juga

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Pasang Iklan Disini

OTHER STORIES

KOMENTAR TERBARU

error: Content is protected !!