Rekamfakta.com, Kota Gorontalo – Pernyataan ini disampaikan Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Dr. Akhmad Wiyagus, SIK., M.SI., MM saat menghadiri rapat koordinasi antara Pemerintah Provinsi Gorontalo bersama Kepala BNPB RI, Letnan Jenderal TNI Doni Monardo yang bertempat bertempat di Aula Rumah Dinas Gubernur Gorontalo. Rabu (07/10) pukul 07.30 Wita.
“Fokus prioritas kami adalah mencegah penyebaran COVID-19 di Provinsi Gorontalo, dengan target 3 Kabupaten yang saat ini masih zona merah, bisa berubah menjadi zona kuning hingga zona hijau, sehingga penyebaran COVID-19 dapat terkendali” ujar Wiyagus.
Kapolda Wiyagus juga mengatakan bahwa salah satu upaya mencegah penyebaran COVID-19, pihaknya telah melakukan proses penegakkan hukum terhadap pelanggar Protocol Kesehatan di wilayah Kabupaten Boalemo.

“Kami sudah melakukan proses penegakan hukum terhadap pemilik usaha pasar malam di wilayah Kabupaten Boalemo karena melanggar Protocol Kesehatan dengan menerapkan UU Karantina dan UU Wabah Penyakit Menular, dan saat ini berkas perkaranya sudah dikirim ke pihak Kejaksaan,” tambah Wiyagus lagi
Selanjutnya Kapolda Wiyagus menegaskan bahwa Polri dan TNI siap mendukung Pemda dan masyarakat dalam upaya mencegah COVID-19 di Provinsi Gorontalo.
“Demi keselamatan masyarakat, kami Polri dan TNI siap All out membantu pemda dan masyarakat cegah penyebaran COVID-19 di Provinsi Gorontalo,” tutur Wiyagus.
Sebelumnya Kepala BNPB RI Letnan Jenderal TNI Doni Monardo dalam arahannya menyampaikan data tentang angka penularan COVID-19, dimana Provinsi Gorontalo menempati urutan ke-15 terbawah penularan COVID-19. Oleh karenanya dia mengajak semua pihak untuk menyampaikan kepada masyarakat bahwa selama vaksin belum ada, maka vaksin yang terbaik adalah dengan menaati Protocol Kesehatan.
“Sampai saat ini belum ada obat untuk COVID-19, yang ada hanya obat untuk meningkatkan imunitas kita, oleh sebab itu yang wajib dilakukan adalah bagaimana membuat imunitas kita meningkat, yaitu dengan selalu mematuhi Protocol Kesehatan, rajin berolahraga, serta istrahat yang cukup dan selalu gembira,” ungkap Letjen Doni.
Menyikapi Media sosial yang merupakan salah satu sarana untuk menyampaikan informasi Protocol Kesehatan dan pentingnya mencegah penyebaran COVID-19, Letnan Jenderal TNI Doni Monardo mengharapkan Kerjasama dengan BKKBN dan TNI-POLRI untuk sosialisasi dan edukasi perubahan perilaku kepada masyarakat, agar sosialisasi dan edukasi ini dapat lebih tersampaikan.
Rakor yang membahas penanganan COVID-19 bersama Kepala BNPB RI tersebut dihadiri oleh Gubernur Gorontalo Drs. H. Rusli Habibie, M.A.P, Anggota DPR RI Dra. Hj Idah Syahidah Rusli Habibie, MH, Danrem 133/NW Brigjen TNI Czi. Bagus Antonov Hardito, M.A, Sekda Provinsi Gorontalo, Karo Ops Polda Gorontalo, Kapolres Gorontalo Kota, Bupati dan Walikota Se-Provinsi Gorontalo, serta rombongan BNPB RI.
(0N4L/RF)





















