Tambang “Ilegal” Botudulanga Pohuwato Menelan 4 Korban

Tambang
Beberapa yang berhasil di evakuasi warga, di lokasi pertambangan emas Botudulanga (Gamabar hasil SS dari Potongan Video yang tersebar di WhatsApp)
banner 120x600

Rekamfakta.com, Kabupaten Pohuwato – Innalillahi Wainna Ilaihi Rajiun. Nasib buruk yang menimpa 3 orang penambang Warga Hutamoputi Kecamatan Paguat dan 1 Warga Botuliyodu Kecamatan Managgu Kabupaten Boalemo saat saat mengais rezeki di area tambang (Ilegal) Butu Dulanga, Kecamatan Marisa Pohuwato.

Berdasarkan informasi yang didapat awak media ini, 4 warga tersebut, tewas tertimpa longsoran material saat beraktivitas pada pada Pertambangan Emas Tanpa Ijin (Peti) Botu Dulanga. Peristiwa itu terjadi pada pukul 03.00 pagi tadi. Rabu 18/8/2021

Dari unggahan oleh salah satu warga net Rasyid Pogoliu “ Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiuun, Lokasi tambang Botuulanga berduka, beberapa orang tertimbun longsoran tanah, 4 orang sudah ditemukan meninggal, 1 orang luka berat dan yang lainnya masih sementara dalam pencarian. Kita doakan, semoga kematian Saudara-saudara kita Husnul Khotimah, Amiiin.” Tulis Rasyid melalui akun facebooknya disertai dengan gambar lokasi tambang emas.

WhatsApp Image 2021 08 18 At 14.09.19
Unggahan Facebook oleh Akun Rasyid Pongoliu

Kapolres Pohuwato, AKBP Joko Sulistiono,SH.S.IK.MH, saat dikonfirmasi media ini melalui Telepon Seluler membenarkan peristiwa tersebut.

“Iya benar, 3 orang warga (Pohuwato) meninggal dunia, dan saat ini pihak Polres masih mengolah Tempat Kejadian Peristiwa (TKP),” Tutur Kapolres Joko saat dikonfirmasi

Sementara korban yang satunya berasal dari Dusun Botuliyodu Desa Bendungan Kecamatan Mananggu, Kabupaten Boalemo, yang dalam pantauan awak media Rekam Fakta telah di kebumikan di kampung halamannya.

WhatsApp Image 2021 08 18 At 14.11.57
Situasi pemakaman, salah satu korban (Penambang) yang berasal dari Kecamatan Mananggu

Juga berdasarkan keterangan dari narasumber yang enggan disebutkan namanya bahwa di lokasi tambang emas tersebut menggunakan alat berat (Ekskavator).

Hingga berita ini diterbitkan Awak Media sementara menggali informasi lainnya. RF/Arlan