‎
Berita  

Wali Kota Tual Bawa Semangat MARYADAT di KPPD Jakarta: Gagasan Harus Lahir Jadi Karya Nyata

Foto Istimewa
banner 120x600

Rekam Fakta, Jakarta – Wali Kota Tual, H. Akhmad Yani Renuat, S.Sos., M.Si., M.H., tampil membawa nama Bumi Maren di panggung Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) yang digelar bersama Lembaga Ketahanan Nasional RI dan Kementerian Dalam Negeri RI, Jakarta, Jumat (11/9/2026).

Di hadapan para kepala daerah dari seluruh Indonesia, beliau menyampaikan Paparan Rencana Aksi (RENAKSI) Pimpinan Daerah — sebuah momen strategis di mana setiap pimpinan memaparkan gagasan, strategi, dan langkah konkret menjawab tantangan pembangunan di daerahnya.

Bagi Wali Kota, kesempatan ini bukan sekadar berbagi laporan, melainkan menyampaikan janji kesungguhan. Pembangunan bukan soal seberapa indah rencana di atas kertas, melainkan seberapa jauh rencana itu mengubah kehidupan rakyat menjadi lebih baik.

“Pemimpin yang kuat bukan hanya memiliki gagasan, tetapi mampu mengubah gagasan menjadi aksi nyata demi rakyat,” ujarnya tegas dalam pemaparan tersebut.

Dari tanah kelahirannya yang kaya budaya dan kekayaan laut, Wali Kota membawa semangat besar: terus bergerak, berinovasi, dan mewujudkan visi MARYADAT sebagai arah satu-satunya pembangunan Kota Tual. Visi ini bukan sekadar semboyan, melainkan cerminan jati diri dan harapan seluruh warga.

Dalam RENAKSI yang dibawa, prioritas pembangunan Kota Tual dirancang untuk menyentuh langsung kehidupan masyarakat: pelayanan publik yang prima, penguatan ekonomi berbasis potensi laut, pemerataan infrastruktur hingga pulau terluar, serta pengelolaan alam yang menjaga warisan bagi generasi mendatang.

Wali Kota juga menekankan bahwa kemajuan sejati tumbuh dari persatuan. Di tengah keberagaman, kebersamaan harus tetap dijaga erat. Setiap manfaat pembangunan harus dirasakan merata, tanpa ada satu pun warga yang tertinggal.

Kehadiran di forum ini sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Kota Tual untuk menyelaraskan langkah dengan arah kebijakan nasional, sekaligus berkontribusi dengan karakter khas daerah yang unik. Pertukaran gagasan antar-pemimpin daerah diharapkan melahirkan kolaborasi yang saling menguatkan.

Pulang dari Jakarta, tekad Wali Kota semakin kokoh. Segala wawasan dan inspirasi yang didapat akan langsung diterjemahkan ke dalam kerja nyata di Kota Tual.

“Tidak ada waktu untuk menunda, karena rakyat menanti perubahan yang sungguh-sungguh terasa”.tutupnya

‎
Penulis: ErickEditor: Aman Apik