Rekamfakta.com, Kota Gorontalo – Tujuan utama dan paling penting dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan adalah bagaimana membangkitkan kembali rasa patriotisme kepada diri kita masing-masing, sebagaimana para pejuang terdahulu merelakan harta dan nyawa mereka sampai titik darah penghabisan hanya untuk memperebutkan sejengkal tanah dari para penjajah Belanda dan sekutunya.
Seperti halnya yang dilakukan oleh Big Family (Keluarga Besar) warga “Kali Serdadu” kemarin, seakan tak mau melepaskan moment bersejarah begitu saja, warga Kali Serdadu pun turut melaksanakan upacara bendera sebagaimana yang dilaksanakan setiap tahun di Istana Merdeka dan seluruh Bangsa Indonesia.
Dan yang menjadi peserta upacara adalah warga Kali Serdadu itu sendiri, yang terdiri dari para Orang Tua, Remaja dan bahkan anak kecilpun tidak mau ketinggalan menjadi penonton yang tertib selagi upacara berlangsung pada pukul 10.00 WITA, (17/08/2020).

Ketua Panitia Acara Peringatan 17 Agustus, Joseph Van Pamelan saat di wawancarai mengatakan bahwa kegiatan mereka ini adalah tak lain dan tak bukan memupuk tali persaudaraan antara Keluarga Besar Kali Serdadu yang memang masih serumpun agar lebih kompak dan juga untuk mengenang kembali jasa-jasa para Pahlawan yang telah gugur di medan perang hanya untuk merengkuh nikmatnya Kemerdekaan.
“Tak hanya melaksanakan upacara bendera dan pembacaan Teks Proklamasi, pihak Panitia pun mengadakan lomba-lomba yang berkaitan dengan HUT RI, seperti menghafal Pancasila dan juga kuis seputar Hari Kemerdekaan dengan memperebutkan hadiah yang sangat menarik perhatian dan minat peserta lomba, namun tak lupa tetap menjalankan Protocol Kesehatan,” jelas Joseph.

Meskipun dengan anggaran terbatas yang di kumpul secara sukarela dari warga sekitar “Kali Serdadu” dan beberapa orang terdekat, acara perayaan ini berlangsung sukses tanpa kendala dan sangat menghibur para warga Kelurahan Heledulaa Selatan, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo.
“Kami berharap kegiatan-kegiatan seperti ini dapat ditiru oleh semua anak-anak muda sebagai generasi penerus bangsa, agar bisa lebih memperkuat semangat Nasionalisme dan Patriotisme, karena mempertahankan kemerdekaan itu akan lebih sulit di wujudkan jika tidak terpatri jiwa pejuang dalam hati sanubari kita masing-masing, itu yang harus kita tanamkan pada generasi penerus, Sekali Merdeka Tetap Merdeka, NKRI HARGA MATI,” tegas Joseph berapi-api. (0N4L/RF)
























