Rekam Fakta, Boalemo – Debat Terbuka ketiga Pasangan Calon Bupati dan wakil Bupati Kabupaten Boalemo suksesu digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Boalemo.
Terjadwal, sabtu, 16-11-2024 di Graha Nurafifah Convention Kecamatan Tilamuta, Debat terakhirnya itu diikut oleh seluruh Paslon dan pendukungnya dengan pengamanan TNI-POLRI.
Dalam sambutannya, Ketua KPU Kabupaten Boalemo Yuyun Antu mengatakan bahwa Kesusksesan Pemilihan Kepada Daerah bukan hanya merupakan tanggung jawab penyelenggara namun Pemilu Damai dan berkualitas adalah tanggung jawab bersama.
Mengisi tema, “Reformasi Birokrasi, Hukum, HAM dan Budaya”, Yuyun Antu menyentil soal pentingnya tata pemerintahan yang baik, penegakan hukumnya dan pemenuhan Hak Asasi Manusia
Tak hanya itu, Sebagai Penyelenggaraan yanh diberi amanah, Yuyun juga mengaku siap menangani integritas demi tercapainya Pemilihan Kepala Daerah yang jujur, adil dan berkualitas sembari berpesan kepada seluruh Penyelenggara agar tetap menjunjung tinggi integritas sebagai penyelenggara Pemilihan Kepala Daerah.
Sementara itu, Ketua Divisi Hukum dan Pengawas KPU Boalemo, Febriani Selvia Biya membeberkan, Dalam rangka memastikan kelancaran dan keberhasilan pelaksanaan Pilkada, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Boalemo senantiasa berkomitmen untuk menjunjung tinggi prinsip-prinsip hukum, keadilan, transparansi, dan akuntabilitas dalam menjalankan Tahapan Pemilu.
“Kami berkomitmen untuk menyelenggarakan Pilkada sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, termasuk Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada, serta Peraturan KPU terkait. Seluruh tahapan Pilkada, mulai dari pendaftaran, penetapan calon, kampanye, hingga penghitungan suara, dilaksanakan dengan prinsip hukum yang jelas dan tegas untuk menciptakan Pilkada yang aman, damai, dan berintegritas,” ungkap Febriani.
KPU Boalemo juga berharap partisipasi aktif dari masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya secara bijak untuk kemajuan daerah.
“KPU Boalemo meminta masyarakat agar memilih Paslon yang terbaik sesuai keyakinan masing-masing. Masyarakat harus tetap datang ke TPS untuk menyalurkan hak pilihnya agar tidak golput. Satu suara menentukan masa depan daerah 5 tahun kedepannya. Demikian pernyataan ini kami sampaikan sebagai wujud komitmen KPU dalam mewujudkan Pilkada yang berkualitas dan berintegritas,” tutupnya.















