Rekam Fakta, Gorontalo — Pemerintah Kota Gorontalo menegaskan dukungannya terhadap optimalisasi zakat sebagai instrumen strategis dalam menanggulangi kemiskinan dan memberdayakan ekonomi umat. Hal ini disampaikan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Gorontalo, Iskandar Moerad, saat mewakili Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, dalam kegiatan pendayagunaan dan pendistribusian zakat oleh BAZNAS Kota Gorontalo, yang digelar di Bandhayo Lo Yiladia, Rabu (2/7/2025).
“Zakat bukan hanya ibadah, tapi juga instrumen sosial yang sangat kuat untuk menciptakan kesejahteraan,” ujar Iskandar dalam sambutannya.
Ia menekankan bahwa zakat, sebagai salah satu rukun Islam, mengandung nilai kepedulian sosial yang konkret. Ketika dikelola secara amanah dan profesional, zakat mampu menjadi sumber daya yang efektif untuk menekan kesenjangan dan membangun kemandirian masyarakat.
“Zakat yang dikelola dengan baik oleh BAZNAS akan menjadi solusi nyata dalam pengentasan kemiskinan. Ini bukan hanya soal memberi, tapi soal membebaskan masyarakat dari ketergantungan,” jelasnya.
Iskandar juga mengapresiasi kinerja BAZNAS Kota Gorontalo yang dinilai konsisten dan progresif, terutama dalam menjalankan program-program produktif seperti Z-Mart dan pendampingan UKM bagi para mustahik.
“Program semacam ini harus terus diperkuat. Bantuan zakat tidak boleh berhenti di konsumsi, tapi harus bergerak ke pemberdayaan,” tegasnya.
Ia berharap kegiatan ini menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran umat tentang pentingnya zakat serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan lembaga zakat dalam menjawab tantangan sosial-ekonomi di Kota Gorontalo.
“Sinergi adalah kunci. Pemerintah dan lembaga zakat harus berjalan beriringan untuk memastikan zakat benar-benar membawa perubahan bagi masyarakat,” pungkas Iskandar.




























