Rekam Fakta, Gorontalo — Aroma keterlibatan aparat desa dalam aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) di wilayah Kecamatan Dengilo semakin menyengat. Setelah sebelumnya mencuat kabar dugaan adanya pejabat desa yang memberi “jalan” bagi pelaku usaha dari luar daerah, kini informasi terbaru mengungkapkan bahwa praktik ini ternyata jauh lebih sistematis.
Sumber Rekam Fakta menyebut, bukan hanya satu orang, melainkan sejumlah oknum di lingkup pemerintahan desa yang diduga ikut terlibat. Mereka disebut membentuk wadah berbentuk koperasi, yang diklaim beroperasi “atas dasar instruksi dari atas”.
Yang janggal, dalih “atas perintah” itu disampaikan seolah-olah bersumber langsung dari pimpinan tertinggi negara. Padahal, dalam tata pemerintahan, tidak ada jalur langsung antara pusat dan desa tanpa melewati tingkatan administratif seperti kementerian, pemerintah provinsi, hingga kabupaten.
“Kalau benar mengatasnamakan perintah pusat, harusnya bisa dibuktikan secara resmi. Bukan cuma klaim sepihak untuk membenarkan kegiatan yang berpotensi melanggar hukum,” ungkap salah satu sumber.
Lebih mencengangkan, terinformasi bahwa kelompok tersebut aktif menjalin komunikasi dengan pihak penegak hukum di daerah. Dugaan inilah yang disebut membuat mereka percaya diri meminta “kontribusi” dari para pelaku usaha di lapangan, dengan dalih untuk menjaga keamanan kegiatan.
“Modusnya halus, dibungkus kata ‘koperasi rakyat’. Tapi kalau ditelusuri, ada upaya mengumpulkan dana dari para pelaku, katanya demi ketertiban,” terangnya.
Menariknya, ada sumber yang mengaku memiliki bukti berupa rekaman percakapan yang memperlihatkan bagaimana kelompok tersebut mencoba mempengaruhi para pelaku usaha agar bergabung dengan mereka. “Ada rekamannya, kalau dibuka bisa ramai,” katanya.
Sementara itu, seorang pejabat desa yang disebut dalam isu ini membantah keras tudingan keterlibatan dirinya.
“Saya tidak pernah memfasilitasi ataupun memediasi para pelaku tambang yang ada di dengilo,” tegasnya saat dihubungi Rekam Fakta melalui pesan singkat.
***
“Sistematis”, PETI di Dengilo Diduga Tak Hanya Libatkan Oknum Kades

Baca Juga
Rekomendasi untuk kamu

Rekam Fakta, Gorontalo — Tokoh muda Popayato Barat, Fadel Hamzah, kembali menyoroti dugaan aktivitas Pertambangan…

Rekam Fakta, Gorontalo — Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) IV Partai Hanura Provinsi Gorontalo dipastikan berjalan…

Rekam Fakta, Gorontalo — Sekretaris Jenderal DPP Partai Hanura, Benny Rhamdani, tiba di Gorontalo dan…











