Berita  

‎Kolaborasi PT Gorontalo Pangan Sejahtera dan Yonif TP 824/MO’E’A Dorong Ketahanan Pangan Jagung di Bongomeme

Jasin Mohammad, dan Letnan Kolonel Inf Anjas Suryana Putra selaku Komandan Yonif TP 824/MO’E’A saat prosesi tanda tangan MoU (Doc. Istimewa)
banner 120x600

Rekam Fakta, Gorontalo – Sebagai bagian dari upaya mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo, PT Gorontalo Pangan Sejahtera bersama Yonif Teritorial Pembangunan 824/MO’E’A menjalin kerja sama strategis untuk memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Gorontalo. Kolaborasi ini berfokus pada pengembangan komoditi jagung melalui pemanfaatan lahan di Kecamatan Bongomeme.

‎Penandatanganan kerja sama dilakukan oleh Direktur PT Gorontalo Pangan Sejahtera, Jasin Mohammad, dan Letnan Kolonel Inf Anjas Suryana Putra selaku Komandan Yonif TP 824/MO’E’A. Program ini menjadi bagian dari dukungan sektor pertanian terhadap visi swasembada pangan, energi, dan penguatan pertahanan negara yang menjadi prioritas pemerintahan Presiden Prabowo.

‎Yonif TP 824/MO’E’A sendiri merupakan satuan TNI Angkatan Darat yang mengemban dua peran utama: menjaga pertahanan wilayah serta mendukung percepatan pembangunan nasional. Bermarkas di Desa Bulontio Timur, Kecamatan Sumalata, satuan ini juga termasuk dalam rencana pembangunan 750 batalyon baru yang ditargetkan rampung hingga 2029 sebagai bagian dari penguatan postur pertahanan negara.

‎Dalam kesempatan penandatanganan, Letnan Kolonel Inf Anjas Suryana Putra menyampaikan komitmen penuh satuannya terhadap program nasional tersebut.
‎“Kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan nasional dan memastikan kehadiran TNI AD sebagai motor percepatan pembangunan di daerah. Yonif TP 824/MO’E’A tidak hanya menjalankan fungsi pertahanan, tetapi juga berkomitmen mendukung pembangunan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Melalui kemitraan ini, kami ingin memastikan setiap lahan produktif dapat dimanfaatkan optimal untuk kepentingan rakyat serta mendukung visi besar Presiden Prabowo dalam mewujudkan kemandirian pangan,” ujarnya.

‎Dari sisi sektor swasta, Direktur PT Gorontalo Pangan Sejahtera, Jasin Mohammad, menegaskan kesiapan penuh perusahaan untuk mendukung program ketahanan pangan tersebut secara menyeluruh.
‎“Perusahaan siap memberikan dukungan berupa penyediaan benih jagung, pupuk, pestisida, serta pengolahan lahan, sekaligus menjadi off taker atau pembeli hasil panen jagung milik Yonif TP 824/MO’E’A,” jelas Jasin.

‎Ia menambahkan bahwa kemitraan ini merupakan bagian dari kontribusi sektor usaha dalam memperkuat kemandirian pangan nasional. Sebagai Wakil Ketua Kadin Provinsi Gorontalo Bidang Perizinan, Investasi, Pengembangan Ekspor, dan Pasar Modal, Jasin memandang kolaborasi ini sebagai model sinergi ideal antara pemerintah, TNI, dan dunia usaha dalam pembangunan ekonomi daerah.

‎***

Penulis: Rachmad A. SaniEditor: Aman Apik