Rekam Fakta, Kota Gorontalo – Instruksi Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, agar aparatur sipil negara (ASN) menyisihkan sebagian penghasilan untuk membantu korban bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT), mendapat respons positif.
Melalui penggalangan dana yang dikoordinasikan Pemerintah Kota Gorontalo, donasi yang terkumpul hingga Kamis (20/8/2026) mencapai Rp108 juta. Dari jumlah tersebut, Rp76 juta telah disalurkan, sedangkan Rp32 juta lainnya masih dalam proses penyaluran.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Gorontalo, Hendry Ticoalu, mengatakan penggalangan bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari instruksi Adhan Dambea yang disampaikan saat pesta rakyat memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota meminta Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) segera membayarkan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN. Bersamaan dengan itu, para ASN diajak menyisihkan sebagian penghasilannya untuk membantu masyarakat terdampak bencana di NTT.
“Pak Wali Kota menginstruksikan agar seluruh ASN menyisihkan Rp2.000 per ASN dari TPP yang diterima untuk disumbangkan kepada korban bencana NTT,” jelas Hendry.
Menurut Hendry, sebagian besar bantuan yang terkumpul berasal dari ASN Pemkot Gorontalo. Namun, gerakan tersebut juga mendapat dukungan dari sejumlah pihak lain yang turut menyalurkan donasi melalui pemerintah daerah.
Hendry menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh pihak. Ia menilai kepedulian tersebut menjadi wujud solidaritas dan semangat gotong royong masyarakat Gorontalo terhadap warga yang sedang menghadapi musibah.
“Kami yakin donasi ini masih akan terus bertambah. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh ASN dan pihak-pihak yang sudah ikut membantu,” pungkasnya.
Pemkot Gorontalo masih membuka ruang bagi bertambahnya donasi. Bantuan yang belum tersalurkan akan diteruskan kepada masyarakat terdampak bencana sesuai mekanisme yang berlaku. (Adv)


























