Rekamfakta.com, Kabupaten Gorontalo – Dalam agenda kunjungan kerjanya yang ke-4, Kapolda Gorontalo Brigjen Pol. Dr. Adnas,M.SI dihadapan personel Polres Gorontalo di gedung pertemuan Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo Kasmat Lahay secara tegas mengatakan bahwa Polri Netral dalam Pilkada.
“Saya tegaskan disini bahwa Polri harus netral, siapapun Paslonnya, Polri dilarang memberikan dukungan dan ikut terlibat dalam politik praktis, Tugas Polri hanyalah mengawal dan mengamankan seluruh tahapan Pilkada, agar berjalan aman, lancar, damai serta sejuk,” tegas Adnas.
Selanjutnya Kapolda Adnas juga menekankan agar seluruh Kapolres dan Kapolsek yang wilayahnya melaksanakan Pilkada untuk melakukan mapping kerawanan diwilayahnya masing-masing.
“Para Kapolres dan Kapolsek, wajib tahu kerawanan-kerawanan apa saja yang ada di wilayahnya, khususnya bagi mereka yang melaksanakan Pilkada, monitor terus kegiatan para peserta Pilkada baik Balon, tim sukses, serta massa pendukungnya, Pilkada harus aman, tindak bagi mereka yang dengan sengaja membuat keonaran,” kata Jenderal bintang satu tersebut.
Dalam arahannya Kapolda Adnas juga berpesan kepada seluruh personel Polres Gorontalo untuk meningkatkan patroli guna memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat serta terus memberantas peredaran miras.
Baca juga :
- Anak Mantan Pelatih Persigo Lulus Bintara Polri Dengan Predikat Siswa Cendekia
- Tim Cobra Res Gorontalo Kota Dan Polsek Dungingi Bersama Tim Ilato Brimob Berhasil Amankan 10 Anggota Genk “SLABER” Beserta 4 Pucuk Panah Wayer
- Wakil Ketua MPR-RI Kunjungi Polda Gorontalo, Kapolda : Tidak Ada Kompromi Pada Narkoba, Termasuk Anggota Polisi Akan Saya Tindak Tegas
- Rencana Nelson Pomalingo Melaporkan Salah Satu Media Online Ditanggapi Aktivis Muda
- Nanang Latif Mengecam, Pejabat Gorut Tidak Menempati Rumah Dinas
- Nanang Latif : Gorut Tidak Hanya Tidur, Tetapi Mengigau
- Dugaan “Pemalsuan Suket” Pemilik Cafee Nepa Logpon Dilaporkan Ke Polda Gorontalo
- HMI Menduga Kuat LPJ Penggunaan Dana Aspirasi 2017 DPRD Kota Tual Fiktif
- Ketua PWO Maluku Minta Walikota Copot Jabatan Kabag Humas
- LSM KIBAR Desak Kajati Ambil Alih Proses Hukum Kepala Desa Tanjung Karang
“Kalian semua harus sering turun di masyarakat, laksanakan patroli secara rutin, sehingga kalian tahu persoalan yang terjadi di masyarakat secara riil, lakukan terus pemberantasan Miras yang merupakan biang dari permasalahan Kamtibmas di wilayah Provinsi Gorontalo, kemarin saya memimpin pemusnahan Miras Cap Tikus di Polres Pohuwato sebanyak 15 Ton, jumlah ini cukup besar, kita sudah berhasil menyelamatkan masyarakat dari bahaya miras cap tikus, agar ini terus digalakkan, jangan sampai kendor,”ujar Adnas.
Kabid Humas AKBP Wahyu Tri Cahyono, SIK dalam keterangannya mengatakan bahwa sebagai anggota Polri dilarang terlibat dalam politik praktis.
“Dalam pasal 28 UU Nomor 2 Tahun 2002 tentang Polri yang menyebutkan bahwa “Polri bersikap netral dalam kehidupan politik dan tidak melibatkan diri pada kegiatan politik praktis.” Selanjutnya dalam Perkap Nomor 14 Tahun 2011 tentang Kode Etik Profesi Polri pada pasal 12 pada huruf c,d dan e bahwa “Setiap anggota Polri dilarang menjadi anggota atau pengurus partai politik, dilarang menggunakan hak memilih dan dipilih dan/atau melibatkan diri pada kegiatan politik praktis. Dan semua itu tadi secara tegas disampaikan oleh bapak Kapolda, bahwa Polri Netral, tugas Polri hanyalah mengamankan dan mengawal setiap tahapan Pilkada agar aman, damai serta sejuk,” ujar Wahyu.
Adapun peserta yang hadir mengikuti arahan Kapolda dalam kunjungan kerjanya di Polres Boalemo tersebut antara lain, Kapolres Gorontalo, Para Pejabat Utama Polres, Para Kapolsek se- kabupaten Gorontalo, Ibu Ketua Bhayangkari cabang beserta pengurus dan seluruh personel Polres Gorontalo. Sedangkan hadir mendampingi Kapolda Gorontalo, Karo Rena, Dir Lantas, Kabid Humas, Ibu Ketua Daerah Bhayangkari Ny. Lia Adnas, dan Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari. (0N4L/RF)

























