Rekamfakta.com, Polda Gorontalo – Provinsi Gorontalo selama ini sudah teruji mampu menjaga stabilitas Kamtibmas dalam menghadapi Pemilihan Kepala Daerah serentak hingga Pemilu dan Pilpres 2019. Kesadaran masyarakat yang tinggi serta soliditas Polri, TNI, Pemda serta Penyelenggara Pilkada/Pemilu dan Pilpres, mampu menjadikan proses demokrasi di Wilayah Provinsi Gorontalo berjalan dengan sangat aman dan kondusif.
Hal inilah yang menjadi apresiasi sekaligus semangat Kapolda Gorontalo Brigjen Pol Dr. Adnas, M.Si untuk mewujudkan Pilkada di 3 (tiga) wilayah yakni Kabupaten Bone Bolango, Kabupaten Gorontalo dan Kabupaten Pohuwato harus aman. Hal ini disampaikannya kepada Para PJU Polda dan Para Kapolres usai mengikuti giat video conference bersama Kapolri, senin (16/3) pukul 11.00 wita.
Baca juga :
- Tim Cobra Res Gorontalo Kota Dan Polsek Dungingi Bersama Tim Ilato Brimob Berhasil Amankan 10 Anggota Genk “SLABER” Beserta 4 Pucuk Panah Wayer
- Warga Desa Mootinelo, Diduga Menjadi Korban Penganiayaan
- Wakil Ketua MPR-RI Kunjungi Polda Gorontalo, Kapolda : Tidak Ada Kompromi Pada Narkoba, Termasuk Anggota Polisi Akan Saya Tindak Tegas
- Rencana Nelson Pomalingo Melaporkan Salah Satu Media Online Ditanggapi Aktivis Muda
- Nanang Latif Mengecam, Pejabat Gorut Tidak Menempati Rumah Dinas
- Polsek Kota Timur Dan Babinsa Serta Lurah Heledulaa Selatan Lakukan Pembongkaran Tempat Nongkrong Untuk Konsumsi Miras
- Nanang Latif : Gorut Tidak Hanya Tidur, Tetapi Mengigau
- Kotroversi Rencana Pelatihan UMKM-TTG Home Industri Pangan Gorontalo Utara
- Dugaan “Pemalsuan Suket” Pemilik Cafee Nepa Logpon Dilaporkan Ke Polda Gorontalo
“Pilkada di 3 (tiga) wilayah Kabupaten yang ada di Provinsi Gorontalo harus aman. Walaupun Gorontalo selama ini aman, namun kita jadikan lebih aman lagi, Kesadaran masyarakat Gorontalo tentang pentingnya keamanan cukup tinggi, ini yang harus terus dipertahankan, Jangan biarkan ada pihak-pihak yang ingin menghambat Pilkada ataupun menimbulkan gangguan Kamtibmas, Silahkan tindak tegas,” seru Brigjen Adnas.
Selain itu Kapolda pada kesempatan yang sama kembali mengingatkan kepada peserta rapat tentang netralitas anggota Polri.
“Polri harus netral , jaga integritas, siapapun dia, dalam hal Pilkada kita tidak boleh berpihak atupun memberikan dukungan dalam bentuk apapun. Tugas Polri hanyalah mengawal dan mengamankan seluruh tahapan Pilkada. Agar hal ini terus disosialisasikan ke seluruh personel. Apabila ada yang melanggar, Silahkan proses sesuai ketentuan,” tegas Jenderal Bintang Satu tersebut.
Sementara itu Kabid Humas AKBP Wahyu Tri Cahyono, SIK mengatakan bahwa Kapolda Gorontalo ingin memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat selama pelaksanaan Pilkada.
“Kita ketahui bersama bahwa di dalam Pilkada tentu terjadi Polarisasi dukungan yang mana hal tersebut berpotensi menimbulkan konflik di masyarakat. Bapak Kapolda dalam hal ini, ingin Gorontalo ini tetap aman dan kondusif, beliau ingin memberikan jaminan keamanan tersebut kepada masyarakat. Oleh karenanya beliau akan bertindak tegas bagi siapapun yang ingin mengggangu jalannya Pilkada. Beliau selalu mengecek kesiapan para Kapolres dalam menghadapi Pilkada mulai dari aspek personel, sarana prasarana, anggaran, cara bertindak dan lain sebagainya. Disamping itu Bapak Kapolda juga berharap adanya peran semua pihak untuk bersama menjaga kondusifitas di wilayah Propinsi Gorontalo khususnya 3(tiga) Kabupaten yang akan melaksanakan Pilkada,” kata Wahyu. (0N4L/RF)




























