Rekamfakta.com, Kabupaten Bone Bolango – Curah hujan lebat yang turun tidak henti-hentinya dan melanda hampir seluruh wilayah di Provinsi Gorontalo membuat air sungai meluap yang mengakibatkan banjir parah pada dua wilayah yaitu Kota Gorontalo dan Kabupaten Bone Bolango.
Sesuai informasi, ada berapa titik telah terjadi tanah longsor di Kecamatan Kabila Bone dan Bone Raya, bahkan salah satu jembatan di Desa Tumbilolato nyaris putus akibat terjangan air banjir yang sangat deras tersebut, sehingga tidak memungkinkan penyaluran logistik lewat darat.
Menyikapi keadaan ini, Bupati Bone Bolango H. Hamim Pou, S.Kom, MH bergerak cepat walaupun tengah malam untuk menyalurkan bantuan lewat jalur laut dengan menggunakan Kapal Basarnas, dan perahu karet milik dari Polairud Polda Gorontalo beserta personilnya yang di perbantukan untuk mengangkut bahan pangan tersebut merapat ke pesisir, karena Kapal Basarnas tidak bisa sandar tanpa pelabuhan.
Dir Polairud Kombes Pol. Supeno Amir R, SIK. MH ketika dikonfirmasi melalui Komandan Pos Polairud Taluda’a, Bripka Yusri S. Djalin membenarkan hal ini dan mangakui beberapa personil Polairud ikut turun langsung bersama Bupati Bone Bolango untuk menyalurkan bantuan lewat jalur laut tersebut.
“Kami personil Polairud hanya membantu tenaga kepada Pemerintah Bone Bolango dalam hal ini Bupati Hamim Pou untuk mengangkut bahan bantuan pangan dari Kapal Basarnas yang berlabuh, lalu di pindahkan dan di angkut lagi dengan perahu karet menuju pesisir pantai,” kata Bripka Yusri.
Menurut Bripka Yusri, setelah bantuan tersebut tiba di pesisir pantai, lalu personil Polairud di bantu personil Basarnas, TNI, TAGANA dan Masyarakat sekitar untuk mengangkutnya lagi menuju Kantor Camat untuk keperluan Dapur Umum para korban banjir dan tanah longsor di Kecamatan Bone.
“Bahan pangan dari Pak Bupati yang kami drop di kantor Camat Bone itu berupa Beras 9 Koli, Mie instan sekitar 50 dos, Telur sekitar 150 bak, Kasur Minimalis, Minyak Kelapa, beberapa dos air mineral ukuran gelas, Popok Bayi dan Obat-obatan,” jelas Bripka Yusri.
“Harapan kami, semoga warga yang terdampak banjir ini bisa sabar menerima cobaan ini, dan semoga bencana ini segera berakhir dan tidak akan memakan korban jiwa, kami Polairud selalu siap siaga untuk membantu warga,” tutup Bripka Yusri. (0N4L/RF)















