Berita  

‎Aldi Uloli Bahas Sinergi Kadin dan Pemerintah Kota Gorontalo Bersama Indra Gobel

Foto : Uncil/Rgol
banner 120x600

Rekam Fakta, Gorontalo – Di tengah kesibukan roda pemerintahan, ruang kerja Wakil Wali Kota Gorontalo, Indra Gobel, pagi itu kedatangan tamu muda dengan semangat besar untuk daerahnya. Ia adalah Aldi Andalan Uloli, sosok yang dikenal energik dan kini tengah menyiapkan diri maju sebagai calon Ketua Kadin Gorontalo.

‎Kehadiran Aldi bukan sekadar kunjungan silaturahmi. Ia datang dengan niat belajar dan berdiskusi, terutama tentang bagaimana membangun kolaborasi yang kuat antara Kadin dan Pemerintah Kota Gorontalo.

‎Aldi tau, sosok Indra bukan nama asing di dunia wirausaha. Sebelum duduk di kursi pemerintahan, Indra pernah memimpin Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) dan kemudian berkiprah di Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) sebagai Komite Tetap Riset dan Teknologi. Bagi Aldi, pengalaman itu menjadi sumber inspirasi.

‎“Saya datang untuk mengenalkan diri dan juga belajar, mendengar pengalaman senior. Sebagai orang yang pernah ada di Kadin pusat dan HIPMI, tentu pandangan Wawali penting bagi saya yang sedang berjuang membangun daerah,” ujar Aldi dengan nada lembut.

‎Indra Gobel menyambut kehadiran Aldi dengan penuh apresiasi. Ia menilai langkah anak muda yang kembali ke daerah dengan niat membangun merupakan hal yang sangat positif.

‎“Saya sangat senang melihat ada anak muda berdarah Gorontalo, lulusan luar negeri, punya banyak jaringan nasional, dan kini ingin berkontribusi untuk Gorontalo. Ini bagus buat daerah,” ujar Indra Gobel.

‎Dalam pertemuan yang berlangsung hangat itu, Aldi menyampaikan gagasan tentang pentingnya sinergi antara Kadin dan pemerintah daerah. Menurutnya, kerja sama itu tidak boleh berhenti pada tataran formalitas, melainkan harus menjadi strategi nyata dalam menggerakkan ekonomi lokal dari bawah.

‎Ia menilai Kadin tidak seharusnya hanya menjadi lembaga seremonial yang sibuk dengan agenda pusat, sementara pelaku usaha kecil di daerah berjuang sendirian. Kadin, kata Aldi, mesti menjadi wadah yang hidup bagi pengusaha muda, UMKM, dan pelaku ekonomi kreatif.

‎“Kadin dan pemerintah seharusnya berjalan beriringan. Pemerintah punya kebijakan dan akses, Kadin punya jaringan dan energi muda. Kalau dua kekuatan ini bersatu, kita bisa ubah wajah ekonomi Gorontalo,” ujar Aldi dengan nada serius namun penuh optimisme.

‎Mendengar itu, Indra Gobel tampak antusias. Ia menyebut pandangan Aldi sejalan dengan semangat yang tengah dibangun Pemerintah Kota Gorontalo di bawah kepemimpinan dirinya dan Wali Kota dalam mendorong kolaborasi lintas sektor.

‎Pertemuan tersebut berlangsung lebih lama dari yang direncanakan. Obrolan berkembang ke isu-isu lain seperti pemberdayaan UMKM, potensi investasi, hingga langkah membangun ekosistem bisnis yang inklusif bagi generasi muda.

‎Baik Aldi maupun Indra sepakat, Gorontalo membutuhkan keberanian baru keberanian untuk memulai, meski tanpa jaminan hasil instan.

‎Indra menyebut langkah Aldi sebagai angin segar bagi Gorontalo. Ia menegaskan bahwa pemerintah akan selalu terbuka terhadap ide-ide yang lahir dari anak muda, selama niatnya tulus dan konkret.

‎“Saya siap mendukung putra-putri Gorontalo yang ingin membangun daerah. Pemerintah akan membuka ruang untuk gagasan dan kemitraan yang baik,” tutur Indra.

‎Sebelum berpamitan, Aldi sempat berujar pelan,

‎“Saya cuma ingin jadi bagian dari gerakan kecil, tapi nyata.”

‎Kalimat sederhana itu menutup pertemuan dengan kesan mendalam. Di tengah rutinitas birokrasi, semangat muda itu menjadi pengingat bahwa pembangunan daerah tidak hanya soal kebijakan, tetapi juga soal keberanian untuk kembali dan memulai.

‎***

Penulis: Rachmad Askhar SaniEditor: Aman Apik