spot_img
4.6 C
New York
Rabu, Agustus 10, 2022
BerandaDaerahBoalemoBrigjen Amrin Ibrahim Hadiri Kegiatan Vendor Briefing Pengadaan Barang Dan Jasa Se-Provinsi...

Brigjen Amrin Ibrahim Hadiri Kegiatan Vendor Briefing Pengadaan Barang Dan Jasa Se-Provinsi Gorontalo

Rekamfakta.com, Kota Gorontalo – Danrem 133/Nani Wartabone Brigjen TNI Amrin Ibrahim, S.I.P. menghadiri kegiatan Vendor Briefing “Peningkatan Kapasitas Pelaku Pengadaan Lingkup Provinsi Gorontalo” Lingkup Provinsi Kab/Kota Se-Provinsi Gorontalo yang dilaksanakan di Gedung Grand Palace Convention Center Jln. Prof. DR. Jhon Aryo Katili No. 42, Kota Tengah, Kota Gorontalo. Selasa (30/11/2021).

Kegiatan Vendor Briefing tersebut di buka oleh Gubernur Gorontalo, Dir Reskrimsus Polda Gorontalo Kombes Pol. Deny Okvianto, SIK., MH, Kepala Dinas PUPR Provinsi Gorontalo Ir. Handoyo Sugiarto dan Beberapa Kepala OPD, serta beberapa perwakilan Kontraktor lokal Gorontalo.

Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa, Sultan Kalupe, ST., MT dalam laporannya menyampaikan bahwa Vendor Briefing ini menjadi salah satu media informasi terhadap pelaksanaan pengadaan barang dan jasa tahun 2021 serta persiapan pelaksanaan pengadaan barang dan jasa tahun 2022.IMG 20211202 WA0003

Sultan Kalupe juga menjelaskan, pelaksanaan pengadaan barang dan jasa pada ABPD tahun 2021 sebesar Rp.1,2 Trilyun, terdiri dari 6474 paket dan 170 paket diantaranya melalui tender.

“Kegiatan ini juga dilaksanakan sebagai media informasi terhadap pelaksanaan PBJ Tahun 2021 dan Persiapan PBJ pengadaan barang dan jasa Tahun 2022. Terkait dengan pelaksanaan PBJ tahun 2021 dapat kami laporkan, anggaran APBD tahun 2021 itu berjumlah Rp.1,2 Trilyun khusus untuk pengadaan barang dan jasa yang terdiri dari 6.474 paket dan 170 paket diantaranya melalui tender,” Ungkap Sultan Kalupe.

Pada kesempatan yang sama Gubernur Gorontalo Drs. H. Rusli Habibie, M.AP. dalam sambutan dan pengarahannya mengatakan, ucapan terima kasih atas kehadiran semua untuk wacana tender tahun 2022, tidak boleh ada titipan untuk mengatas namakan untuk memenangkan tender baik dari oknum-oknum pejabat dan LSM, jalankan sesuai aturan, untuk melaksanakan tender tidak ada saling mengintimidasi.IMG 20211202 WA0002

Rusli menilai banyak pekerjaan dengan tawaran terendah justru berakhir dengan putus kontrak. Pengusaha dengan modal nekat, menawar dengan harga termurah, padahal biaya material dan kalkulasi teknis tidak realistis bisa dikerjakan. Terlebih pada tahun 2022 nanti, transfer ke Gorontalo tinggal Rp.3,8 Trilyun berbeda dengan tahun lalu Rp.4,17 Trilyun. Turun sekitar Rp.372 Milyar, oleh karenanya, Anggaran itu harus digunakan sebaik-baiknya untuk kesejahteraan masyarakat.

“Terakhir untuk perusahaan yang sudah cacat di Provinsi dan Kabupaten/Kota dilihat baik-baik. Kalian cek harga satuannya, di sini saya juga mengingatkan kepada Pokja Pengadaan Barang dan Jasa untuk tidak takut dengan pengusaha yang mengancam karena kalah tender. Jika semua sesuai prosedur maka laporan tersebut harus diabaikan,” terang Gubernur Gorontalo.

Ia juga meminta setiap proses tender didampingi dan diawasi oleh aparat hukum dari Polda, Kejaksaan dan BPKP. Setiap tahapan dari perencaan sampai penentuan pemenang dibuatkan surat agar tidak salah melangkah.IMG 20211202 WA0000

“Ketika ini dilaporkan oleh orang-orang yang merasa dirugikan, Pak Kapolda, Pak Kajati, BPKP sudah tau. Dasarnya hanya kecemburuan dan fitnah memfitnah,” imbuhnya.

Data dari Biro Pengadaan yang disampaikan oleh Kepala Biro Pengadaan Sultan Kalupe menyebut Anggaran PBJ tahun 2021 sebesar Rp.1,2 triliun yang terdiri dari 6474 paket. 170 paket diantaranya melalui tender. Sebanyak 16 persen atau 27 paket ditawar di bawah 80 persen Harga Perkiraan Sementara (HPS). Akibat “harga mudung” tersebut ada 10 dari 27 paket yang rawan keterlambatan pekerjaannya hingga akhir tahun.

Baca Juga

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Pasang Iklan Disini

OTHER STORIES

KOMENTAR TERBARU

error: Content is protected !!