Rekamfakta.com, Kota Gorontalo – Komandan Korem 133 Nani Wartabone, Brigjen TNI Bagus Antonov Hardito tampak sangat menyesalkan atas kejadian pengeroyokan yang dialami anggotanya yang bernama Miftahul Ikhsan Rambe selaku Anggota Yonif 715 Motuliato yang menjadi korban dan sekarang masih dirawat intensif di Rumah Sakit Aloei Saboe.
Brigjen Bagus saat diwawancarai seusai rapat kilat dengan Kapolda Gorontalo bersama PJU Polda, Polres dan Korem mengatakan bahwa kasus ini masih dalam proses pemeriksaan, kejadiannya intinya telah terjadi insiden antara Anggota TNI dengan Oknum masyarakat dan akhirnya yang menyebabkan anggota TNI terluka.
“Berangkat dari situ kemudian hari Seninnya kita melapor ke Polres, Kemudian oleh pihak Polres diambil langkah-langkah yang cukup tepat, sehingga hari ini kita berada disini semua bersama-sama membahas masalah ini,” ungkap Danrem.

“Untuk sementara ini, kami bersepakat memberikan kesempatan kepada mereka (pelaku,red) untuk segera melaporkan sajalah, daripada dicari juga, enggak enak di sana, enggak enak di sini, saya pikir masyarakat kita sudah dewasa semua, jadi kita berharap mereka nanti bisa melaporkan diri di Polres terdekat untuk bisa memberikan keterangan supaya masalahnya cepat selesai,” sambungnya lagi.
“Harapannya untuk masa sekarang ini kan kita hidup sudah sulit, Protokol Kesehatan kemana-mana kita masih banyak melanggar, setiap hari korban yang terjangkit yang terkena COVID-19 masih banyak, lebih baik masyarakat itu mengisolasikan dirilah, nggak usah kemana-mana, dan kita juga ini nantinya turut membantu Pemerintah supaya masalah COVID-19 cepat selesai, sehingga kita bisa beraktifitas seperti semula,” pungkas Jendral Bintang Satu ini.
(0N4L/RF)















