Disebut Tidak Paham Aturan, Kata Halid  “Saya Bukan Ketua Yang Bisa Diatur”

Foto Istimewa
banner 120x600

Rekam Fakta, Gorontalo – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bone Bolango, Halid Tangahu menepis pernyataan yang menyebut dirinya tidak paham aturan.

Kepada media Rekam Fakta, Halid menuturkan bahwa persoalan surat pengunduran diri Bupati Hamim Pou itu diluar konteks, karena pada saat itu pihaknya telah melakukan rapat paripurna pembahasan anggaran pendapatan dan bela jam sekolah (APBS).

“Jadi pada saat paripurna tersebut, masuk juga surat terkait pengunduran diri Bupati, kemudian saya pertanyakan suratnya mana? akan tetapi, surat tersebut justru dalam bentuk Pdf (Portable Document Format) yang diberikan dari Sekretaris Dewan, “Ucap Halid saat diwawancarai oleh Tim Media Rekam Fakta melalui sambungan telepon pada Jumat  29/08/2023.

Disisi lain, Halid juga menyayangkan surat pengunduran diri yang hanya diberikan dalam bentuk Pdf, Kendati demikian,  kata Halid pihaknya tetap melaksanakan paripurna tersebut secara profesional demi melancarkan apa yang menjadi  kepentingan Bupati.

“Tentunya, ini sangat mengganjal suatu lembaga kemudian memberikan surat hanya dalam bentuk Pdf, ini sangat tidak etis. Karena ini, kepentingan bupati juga, maka kita bacakan tepat paripurna tersebut. Akan tetapi, tetap surat pengunduran Bupati tersebut, dimasukkan ke Badan Musyawarah (Banmus)”, Imbuhnya.

Dirinya juga dengan tegas mengatakan kalau tidak akan melakukan paripurna lagi, terkait pengunduran diri Bupati Hamim.

“Hamim mengungkapkan di media lain, bahwa surat pengunduran dirinya itu pada tanggal 06 juli 2023 ke Kemendagri (Kemendagri Dalam Negeri) dan juga DPRD Bone Bolango. Kapan saya menerima surat tersebut ?, Karena surat itu setau saya belum kami terima pada saat itu”, Ungkap Halid.

“Mekanismenya, Kan Bupati bilang sudah kirim ke DPRD (Bone Bolango), nah selanjutnya dari DPRD melalui Sekretariat kita kirim ke Pemerintah Provinsi, ke Biro Hukum, Biro Pemerintahannya, setelah itu dari Kemendagri nanti akan turunkan Surat Keputusan (SK) Pemberhentian Bupati”, Sambungnya.

Melalui Media ini, Halid pun mengatakan jika dirinya siap jika akan diperhadapkan dengan Bupati Hamim.

“Saya juga siap menjelaskan dan meluruskan semuanya yang benar. Mohon maaf, saya bukan ketua yang bisa diatur dari luar. intinya kita punya itikad baik kepada Bupati, dan saya tidak ada kepentingan apapun” Tutup Halid.

Rachmad/RF