Rekamfakta.com, Kota Gorontalo – Wabah COVID-19 yang melanda seluruh dunia dan telah memakan ratusan ribu korban jiwa memang sangat dirasakan dampaknya terutama pada Negara maju dan Negara Adidaya seperti Amerik Serikat karena telah memporak-porandakan semua sendi-sendi ekonomi khususnya Negara Indonesia yang notabene masih berstatus Negara Berkembang.
Bencana Non Alam ini lebih parah lagi telah berdampak pada Dunia Pendidikan di Indonesia dan lebih khususnya semua Sekolah dan Perguruan Tinggi di Provinsi Gorontalo yang sudah 5 bulan lebih meliburkan peserta didiknya hanya untuk memutuskan mata rantai penyebaran COVID-19.
Menyikapi keadaan ini, Bhabinkamtibmas Kelurahan Heledulaa Selatan Briptu Rizky Djau menciptakan ide dan gagasan untuk melakukan proses pembelajaran manual di rumah seusai belajar daring dengan Guru sesuai jadwal yang telah di tentukan.

“Kegiatan kreatif ini sangat tepat dan perlu di contoh, karena anak-anak tidak cukup hanya diperhatikan oleh Orang Tua saja atau Guru Sekolah, namun perlu adanya keterlibatan dari berbagai pihak, termasuk Anggota Bhabinkamtibmas yang mempunyai peluang untuk melakukan perlindungan, pembinaan dan pengawasan serta bimbingan terhadap anak-anak yang ada,” jelas Briptu Rizky.
Kapolsek Kota Timur IPTU Handono Chrisbudiarto, S.Sos ditempat terpisah menjelaskan bahwa kegiatan Bhabinkamtibmas untuk melaksanakan patroli dan sambang serta silaturahmi kepada anak-anak Kelurahan Heledulaa Selatan ini tujuannya adalah mempererat silaturrahmi dengan anak-anak dan memberikan edukasi sejak dini.
Dengan adanya kegiatan ini juga, Pemerintah Kelurahan Heledulaa Selatan mengapresiasi atas kinerja Bhabinkamtibmas di saat menjalankan tugas sehari-hari sebagai Bhayangkara Pembina Keamaan dan Ketertiban Masyarakat.
“Dalam waktu kedepan, saya selaku Bhabinkamtibmas Kelurahan Heledulaa Selatan yang juga termasuk dalam Tiga Pilar Kelurahan Heledulaa Selatan dan masyarakat setempat akan segera mencari rumah ataupun lokasi yang siap untuk tepat untuk proses anak-anak belajar, dikarenakan banyak warga Kelurahan Heledulaa Selatan yang sering mengeluhkan kepada kami tentang masa depan anak-anak mereka, di karenakan anak sekolah sudah 5 bulan terakhir belum masuk sekolah atau belajar aktif. Terlebih khusus buat anak sekolah yang duduk di bangku TK/Paud maupun SD,” tutup Briptu Rizky. (0N4L/RF)















