Rekam Fakta, Kota Manado – Aksi demo besar-besaran oleh para driver ojek online ( OJOL) Maxim di kantor cabang maxim manado yang berlokasi di jln. Yos sudarso no 130 RK10 paal II kota Manado yg berlokasi di area pasar segar terjadi hari ini Senin, 15 mei 2023.
Aksi demo ini dipimpin oleh Wadah Asosiasi Online Indonesia ( WAO-I) aksi demo ini dipicu karena adanya keberpihakan yang terkesan pilih kasih di antara para driver online.
pasalnya adanya promo yang diberikan pihak maxim manado kepada pengguna aplikasi maxim baik itu CS maupun driver hal ini membuat gerah parah driver online maxim manado, kenapa tidak…, keuntungan promo maxim yang dimaksud hanya diuntungkan kepada pihak pihak tertentu oleh pihak kantor maxim manado.
Dengan adanya berbagai bukti dan temuan dilapangan akhirnya ribuan OJOl maxim manado didampingi oleh pengurus Wadah Asosiasi Online Indonesia WAO-I mendatangi pihak kantor cabang maxim manado untuk mengklarifikasi hal tersebut
Hal ini sungguh sangat disayangkan hampir 98℅ driver maxim manado dirugikan yang diduga akibat ulah oknum oknum tertentu dan disetujui oleh pihak cabang maxim manado
Ketika mewancarai SR alias stiv yang adalah salah seorang pendemo yang berada di lokasi stiv mengatakan “so tiga hari ini ada mancari Kong cuma satu orderan, Kong pa torang pe aplikasi nda sama deng dorang ada depe bike promo dapa Lia rupa so penipuan ini, atribut sebagai syarat supaya boleh jadi driver prioritas torang sama, ada beli. Kong kiapa dorang dari kantor bekeng bagini?? Ucap stiv dengan dialek manado.
Di tambahkan lagi, “setelah torang tanya pa salah satu bapak yang biasa dorang pangge kumis tembaga, bapak ini salah satu driver yang dapa perlakuan khusus dari kantor cabang Maxim Manado. dia bilang bole noh mo dapat orderan banyak tapi harus bayar”tandas stiv
“So pencuri ini depe nama!!!! Ujar stev yang merasa dirugikan, masih dengan dialek Manado.
Demo yang berlangsung sekitar 08.30 sampai 13.00 WITA berakhir dengan damai dan tuntutan para Ojol maxim manado pun akhirnya di penuhi setelah didampingi oleh Christian Yukong salah seorang pengurus Wadah Asosiasi Online Indonesia WAO-I.
Christian berucap ” Kesetaraan driver tidak boleh ada yang di anak tirikan, driver harus mendapat keadilan yang sama karena itu ada dalam peraturan menteri yang mengacu ke aplikator maka dari itu saya berharap hal ini tidak akan terjadi lagi khususnya pada perusahaan perusahaan Online yang berada di kota Manado saya juga berharap agar pemerintah bisa mengetahui akan hal ini karena tugas pemerintah adalah melindungi masyarakat. ” Tutur Christian Yukong
Sampai berita ini diturunkan para driver sangat kecewa dengan penyalahgunaan kewenangan oleh kacab maxim manado yang sering disapa pak Gio
Saf/RF


























