Profiling Dan In House Training Bertujuan Mengevaluasi Kapasitas Pengurus Dan Menganalisis Potensi Daerah Gorontalo

01
Rachmat Gobel Foto Bersama Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh
banner 120x600

Rekamfakta.com, Kota Gorontalo – DPW Partai NasDem Gorontalo selama 3 hari (Jumat, Sabtu, Minggu) yaitu pada tanggal 25-26-27 September 2020 menggelar Profiling dan In House Training dan di hadiri oleh seluruh kader Partai NasDem di Kabupaten/Kota Se-Provinsi Gorontalo.

Kongres II Partai NasDem yang telah menetapkan struktur pengurus yang baru dan sepakat membentuk struktur pengurus pusat DPP berdasarkan tiga domain kewenangan yakni : Koordinator Bidang Kebijakan Publik dan Isu Strategis yang berfungsi sebagai supporting system, Koordinator Bidang Ideologi, Organisasi dan Kaderisasi yang bertugas mendesain program, dan Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu yang bertanggungjawab mengimplementasikan konsep dan program di lapangan.

Pertanyaan yang muncul di DPW NasDem Gorontalo pada 3 hari kemarin, apakah pembentukan struktur di tingkat daerah harus mengikuti nomenklatur dan model koordinasi struktur di pusat ??, sebagai respon terhadap pertanyaan ini maka Partai NasDem membentuk peraturan Partai No. 1/2020 sebagai pedoman legal dalam menyusun struktur dan komposisi organisasi partai di semua tingkatan.

Kakak Rachmat Gobel saat membuka sekaligus menutup kegiatan ini mengatakan bahwa Peraturan ini memberikan kewenangan mutlak kepada pengurus DPP, DPW dan DPD untuk melakukan pembentukan organisasi partai berdasarkan kebutuhan struktur di daerah masing-masing.

02
Kakak Rachmat Gobel Saat Menghadiri Profiling Dan In House Training Di Kantor DPW NasDem Provinsi Gorontalo

“Mengacu pada PP No. 1/2020, DPW NasDem Gorontalo telah menyusun struktur pengurus yang baru. Proses pembentukan struktur di lakukan dengan mempertimbangkan beberapa hal mendasar seperti Kesediaan, Militansi, Tanggung Jawab, Lama Mengabdi di Partai dan Lain Sebagainya,” tegas sosok yang biasa disapa Kakak RG ini.

Menurut pemilik Panasonic Gobel ini, Disatu sisi tentu aspek-aspek ini diperlukan untuk memastikan komitmen kader saat bertugas sebagai pengurus, namun disisi lain proses pembentukan tersebut masih kurang karena menyentuh aspek kapasitas pengurus dan kesesuaiannya dengan potensi daerah, sebab seorang pengurus NasDem berdasarkan perintah PP No. 1/2020 menyebutkan harus memiliki “Kemampuan Lebih” dalam memahami kebutuhan daerah dan mampu menerjemahkannya ke dalam program-program yang konkret.

“Untuk merealisasikan tujuan ini, maka saya berkoordinasi dengan Akademi Bela Negara (ABN) untuk melakukan pemetaan (Profiling) dan analisis kapasitas pengurus Partai NasDem di seluruh wilayah Gorontalo, Hasil pemetaan ini kemudian di validasi dan di evaluasi melalui In House Training selama 3 hari di setiap daerah (DPW dan DPD),” jelas Kakak RG.

Wakil Ketua DPR-RI Dapil Gorontalo ini menambahkan bahwa Fokus utama kegiatan ini antara lain : (1). Melakukan validasi data pemetaan kapasitas pengurus, (2). Membuat Roadmap potensi daerah yang tertuang dalam dokumen kebijakan pemerintah daerah, dan (3). Mendesain tupoksi pengurus dan program kerja masing-masing bidang.

“Harapan saya, semoga In House Training ini bisa memberi dampak positif kepada seluruh pengurus partai, baik berupa peningkatan kapasitas pribadi maupun penguatan kohesivitas struktur partai. Sebab saya percaya, jika struktur partai kita kuat dan bisa bekerja secara profesional maka target menang besar Partai NasDem pada pemilu 2024 bisa tercapai,” tutup Rachmat Gobel. (0N4L/RF)