Berita  

“Tanpa Niat Menyinggung”, Penjelasan Humanis dari Tokoh di Balik Lembetue Official

Afrianto Badungo dan Nanang Isa (Doc. Lambetue Official)
banner 120x600

Rekam Fakta, Gorontalo – Menyikapi berbagai reaksi yang muncul di tengah masyarakat terkait konten yang diunggah melalui akun TikTok Lambetue Official, dua sosok yang tampil dalam konten tersebut, yakni Kepala Desa Lembetue, Nanang Isa, dan warga desa yang juga dikenal sebagai Afrianto Badungo atau lebih akrab disapa Om Apin Lele, memberikan klarifikasi terbuka kepada publik.

Nanang Isa, yang dalam video tersebut tampil sebagai tokoh kepala desa, menegaskan bahwa konten tersebut dibuat murni sebagai bentuk hiburan dan sama sekali tidak bermaksud untuk menyinggung atau merugikan pihak manapun.

“Kami menyadari bahwa setiap konten yang dipublikasikan ke ruang publik pasti berpotensi memunculkan interpretasi yang berbeda-beda. Maka dari itu, saya secara pribadi ingin menegaskan bahwa tidak ada niat sedikit pun untuk menyudutkan pihak manapun—baik secara langsung maupun tidak langsung. Semuanya dibuat dalam semangat humor dan kebersamaan masyarakat Lembetue,” Ungkapnya, saat diwawancarai Media Rekam Fakta melalui live tiktok Jumat, (4/4/2025).

Lebih lanjut, Nanang Isa juga menyampaikan bahwa dirinya dan tim yang terlibat siap membuka diri terhadap segala bentuk masukan.

“Kami sangat terbuka menerima saran, kritikan, dan pendapat dari siapa pun. Bagi kami, kritik adalah bentuk perhatian dan kami tidak akan menutup diri. Jika ada yang merasa perlu berdiskusi atau menyampaikan sesuatu secara langsung, kami dengan tangan terbuka siap bertemu dan berdialog dengan semangat membangun,” tambahnya.

Senada dengan pernyataan tersebut, Afrianto Badungo alias Om Apin Lele, yang turut membintangi konten, juga memberikan pandangannya.

“Tujuan utama kami hanyalah ingin menghibur masyarakat. Kalau ternyata ada kata-kata atau adegan yang tanpa sengaja membuat sebagian orang merasa kurang nyaman, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya. Tidak ada maksud tersembunyi apa pun selain menciptakan senyum dan tawa di tengah aktivitas sehari-hari,” terangnya dengan nada tulus.

Om Apin Lele juga menegaskan bahwa tim Lambetue Official terbuka untuk berkolaborasi dan membangun komunikasi yang sehat dengan siapa saja.

“Kami bukan pihak yang eksklusif. Justru kami mengundang siapa saja yang ingin berdiskusi atau bahkan berkarya bersama. Mari kita jadikan media sosial sebagai sarana pemersatu, bukan pemisah.”

Keduanya berharap klarifikasi ini dapat meluruskan persepsi yang sempat beredar dan mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga semangat kebersamaan serta saling mendukung satu sama lain.