spot_img
4.6 C
New York
Kamis, Agustus 11, 2022
BerandaDaerahBoalemoTidak Pandang Bulu, Kapolda Gorontalo Akan Proses Hukum Siapapun Yang Terlibat Investasi...

Tidak Pandang Bulu, Kapolda Gorontalo Akan Proses Hukum Siapapun Yang Terlibat Investasi Bodong

Rekamfakta.com, Provinsi Gorontalo – Bidang Humas Polda Gorontalo pada Kamis kemarin (30/12/2021) menggelar Konferensi Pers Akhir Tahun 2021 yang dilaksanakan di Ruang Titinepo Polda Gorontalo dengan hanya mengundang beberapa perwakilan Pimpinan Media dan beberapa Wartawan karena ruangan yang terbatas dan harus mematuhi Protokol Kesehatan untuk mencegah penyebaran wabah COVID-19.

Konferensi Pers ini dihadiri langsung oleh Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Dr. Akhmad Wiyagus, SIK., M.Si., MM didampingi Wakapolda Gorontalo Brigjen Pol. Drs. Pudji Prasetijanto Hadi, MH dan Kabid Humas Kombes Pol. Wahyu Tri Cahyono, SIK serta beberapa Pejabat Utama Polda Gorontalo, seperti Irwasda KBP Yakub Dedy Karyawan, SIK, Dir Reskrimsus KBP Deni Okvianto, SIK., SH., MH, Dir Reskrimum KBP Nur Santiko, SIK., MH, Dir Lantas KBP Arief Budiman, SH., SIK, Dir Narkoba KBP Witarsa Aji, SIK., SH., MH, Kabid Propam KBP Restawati Tampubolon, SH, Kabid DokKes KBP dr. Wasis Murjito dan beberapa PJU lainnya.

IMG 20220103 WA0003
Wakapolda Gorontalo Brigjen Pol. Drs. Pudji Prasetijanto Hadi, MH Bersama Ronaldo Ali Selaku Wartawan Rekamfakta.com

Kapolda Gorontalo dalam sambutannya menjelaskan beberapa kinerja dan pencapaian Polda Gorontalo selama Tahun 2021, seperti di bidang laporan pengaduan masyarakat (Dumas), bidang Lalu Lintas dan kesuksesan Polda Gorontalo dalam hal mencapai target 70% Vaksinasi serentak, serta yang tidak kalah menarik adalah kasus investasi bodong (Forex) yang lagi viral di Provinsi Gorontalo.

Irjen Pol. Akhmad Wiyagus juga sudah instruksikan pada Polres jajaran untuk mendirikan Posko Pengaduan di seluruh Polres guna melayani masyarakat yang menjadi korban investasi bodong tersebut, karena sampai saat ini yang melapor masih sangat sedikit.IMG 20211231 WA0018

“Kami sudah membentuk Tim Khusus pada kasus Forex ini untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan perkara dugaan tindak pidana ini, karena Kasus FX Family yang diduga dilakukan oleh oknum Anggota Polri (AY), berdasarkan hasil lidik dan sidik, diduga telah melakukan tindak pidana dalam Perdagangan, Perbankan, Penipuan dan Penggelapan serta Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan cara (motif) seolah-olah melakukan kegiatan perdagangan berjenjang atau skema piramida tanpa izin dan menghimpun atau menarik dana dari masyarakat yang tidak sesuai aturan, dengan memberikan janji-janji yang diluar kewajaran,” beber Wiyagus.

Langkah-langkah yang sudah dilakukan oleh Polda Gorontalo adalah :

1. Menerbitkan surat perintah penyelidikan dengan No. 273.A/X/DirKrimsus/2021, (Model A), artinya walaupun tanpa ada yang melaporkan, Polda Gorontalo bisa melakukan proses hukum

2. Gelar perkara, melakukan tindakan investigasi dalam bentuk permintaan keterangan kepada pihak-pihak yang diduga tahu atau mengalami kasus pidana ini.

3. Meminta pendapat dari para Ahli Hukum Pidana, Pidana Perdagangan, Pidana Perbankan dan TPPU

4. Melakukan penangkapan terhadap AY dan istrinya serta menyita surat-surat atau dokumen yang berkaitan dengan kasus ini dan mereka berdua sudah dilakukan penahanan.

Pasal Yang Dilanggar :

1. Pasal 106 UU No.6 Tahun 2014 Tentang Perdagangan.

2. Pasal 46 UU No.10 Tahun 1998 Tentang Perbankan.

3. Pasal 372 & Pasal 378 KUHP.

4. Pasal 3,4,5 UU No.8 Tahun 2010 Tentang TPPU.

IMG 20211231 WA0020
Para Wartawan Foto Bersama Wakapolda Gorontalo Dan Kabid Humas Serta Dir Reskrimsus

Menurut Kapolda, Oknum AY juga akan di proses secara internal terkait pelanggaran disiplin maupun kode etik berupa meninggalkan wilayah hukum Polda Gorontalo tanpa izin Pimpinan, dengan sanksi ditunda pendidikannya selama 1 tahun dan mutasi bersifat demosi, sementara kode etik, berupa meninggalkan tugas yang diduga lebih dari 30 hari secara berturut-turut dari bulan April dan sekarang masih dalam proses, dengan ancaman hukuman dipecat.

IMG 20211231 WA0019
Irwasda Polda Gorontalo KBP Yakub Dedy Karyawan, SIK Bersama Dir Narkoba KBP Witarsa Aji, SIK., SH., MH Dan Kabid Propam KBP Restawati Tampubolon, SH

“Ini tindakan individual (Personal) yang tidak ada kaitannya dengan institusi, ini yang harus dipahami oleh rekan-rekan Pers sekalian, dan kami menerapkan standar persamaan di depan hukum, tidak pandang bulu, siapapun yang terlibat maka akan di proses hukum,” tegas Jenderal Bintang Dua ini.

“Dalam kesempatan ini juga, saya minta kepada Admin-Admin yang masih berkeliaran, untuk menghentikan semua kegiatannya, saya juga sudah instruksikan semua Polres untuk melakukan investigasi terkait semua investasi bodong di kalangan masyarakat,” pungkas Irjen Pol. Dr. Akhmad Wiyagus, SIK., M.Si., MM.

(0N4L/RF)

Baca Juga

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Pasang Iklan Disini

OTHER STORIES

KOMENTAR TERBARU

error: Content is protected !!