Rekam Fakta, Bone Bolango – Pemelintiran video sambutan Risman Tolingguhu, calon Wakil Bupati Bone Bolango, saat pendaftaran di KPUD oleh beberapa orang tidak bertanggung jawab, menimbulkan kemarahan di kalangan tim Paslon IRIS (Ismet Mile – Risman Tolingguhu).
Meski demikian, Fanly Katili, S.Pd, S.H, M.H, juru bicara kuasa hukum Paslon IRIS, merespons dengan tenang dalam wawancara dengan awak media
“Maaf, sebenarnya banyak pendukung IRIS yang merasa marah dan meminta kami mengambil langkah hukum, tetapi saya katakan kepada para relawan bahwa kita tidak perlu mengurusi hal-hal sepele seperti itu karena hanya akan membuang-buang energi. Masih banyak hal positif yang bisa kita lakukan untuk meraih kemenangan IRIS yang sudah di depan mata,” ungkapnya.
Fanly Katili, yang akrab disapa Fanka, pasangan calon dari IRIS, menyatakan bahwa mereka tidak ingin memperbesar masalah ini. Ia menekankan bahwa dalam politik, selalu ada risiko dan itu adalah hal yang normal dalam setiap kontestasi.
“Ini kan hanya persolan teknis, karena ketakutan terlalu berlebihan oknum-onum tertentu, maka sekecil apapun kesalahan, pasti akan dijadikan cambuk untuk memukul lawan, karena itu saya sampaikan ke teman-teman relawan Paslon IRIS, mari kita fokus untuk kerja-kerja pemenangan,” tegasnya.
Diketahui sebelumnya, bahwa Risman Tolingguhu saat diberikan kesempatan untuk menyampaikan sambutan, sempat terjadi insiden yang tidak terduga, saat Risman membacakan sambutannya, Ia lupa membawa kacamata bacanya sehingga kesulitan membaca teks sambutan, dan ini dijadikan issu oleh mereka yang tidak hadir pada proses pendaftaran di KPUD Bonbol.
“Vidio yang mereka sebarkan kan uda nggak lengkap lagi, ini karena bentuk ketakutan yang berlebihan, tapi yah, pak Risman itu memiliki karakter pemaaf, tidak pendendam, dan buktinya beliau serahkan urusan itu pada Allah, sembari memberi ruang maaf pada oknum yang sengaja menyebarkan video tersebut,” tutup Fanka.
***















