Rekam Fakta, Gorontalo — Pemerintah Kota Gorontalo resmi meluncurkan Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), melalui apel khusus yang digelar di halaman Kantor Wali Kota Gorontalo.
Apel yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Gorontalo, Ismail Madjid, ini ditandai dengan penyematan tanda pengenal kepada seluruh anggota Satgas. Mereka diharapkan menjadi ujung tombak dalam mengoptimalkan penerimaan daerah dari sektor pajak dan retribusi.
“Pak Wali Kota, Adhan Dambea, sangat menaruh perhatian pada optimalisasi PAD. Kota ini tidak memiliki sumber daya alam yang besar, tapi kita punya sektor jasa yang sangat potensial. Di sinilah kita harus fokus,” tegas Ismail dalam sambutannya.
Ia menambahkan bahwa seluruh elemen, mulai dari ASN hingga Tim TPKD, harus terlibat aktif mengawasi dan memastikan kewajiban pajak berjalan dengan baik.
Salah satu bentuk dukungan konkret dari kepala daerah, menurut Ismail, adalah perpanjangan masa tugas Tim TPKD yang sebelumnya dijadwalkan berakhir akhir Juni. Langkah ini diambil sebagai bentuk keberpihakan terhadap kelangsungan kerja tim yang selama ini ikut mendorong PAD.
Namun demikian, ia mengingatkan bahwa keberadaan tim dan Satgas hanya akan bermakna bila dibarengi dengan kinerja nyata.
“Jangan sampai setelah Satgas dikukuhkan, kondisi tetap stagnan. Harus ada dampak yang dirasakan. Kita semua harus jadi bagian dari solusi peningkatan PAD,” ujar Ismail.
Pemkot Gorontalo menargetkan kenaikan signifikan pendapatan daerah dengan strategi intensif dan kolaboratif. Satgas akan diturunkan ke berbagai titik pajak dan retribusi untuk memperkuat pengawasan dan penagihan.
Menutup sambutannya, Ismail menegaskan bahwa kontribusi sekecil apa pun dari setiap personel Satgas akan menjadi bagian penting dari pembangunan Kota Gorontalo.




























