Rekamfakta.com, Kabupaten Gorontalo – Dalam rangka memperingati Hari Juang TNI AD tahun 2020 Korem 133/NW beserta seluruh jajaran melaksanakan Do’a dan Kebaktian bersama. Do’a bersama secara serentak dilaksanakan di Satuan masing-masing, untuk Makorem Do’a bersama dilaksanakan di Masjid Permata dan Kebaktian dilaksanakan di Gereja Oikumene, Korem 133/NW, Selasa (15/12/2020).
Selain Do’a bersama berbagai kegiatan telah digelar Korem Gorontalo, diantaranya Donor Darah, Karya Bakti, Bakti Sosial pembagian Sembako dan penyerahan piagam penghargaan kepada prajurit yang berprestasi serta pertandingan sepak takraw.
Danrem 133/NW Brigjen TNI Bagus Antonov Hardito MA, dalam sambutan tertulis pada kegiatan penyerahan piagam penghargaan pencak silat mengatakan perlombaan pencat silat yang telah diikuti, merupakan salah satu wahana bagi prajurit untuk berinteraksi dan berbagi pengetahuan serta pengalaman dalam konteks membangun profesionalisme keprajuritan untuk mengukir prestasi yang baik.
“Saya berharap kepada para peraih juara lomba agar hasil yang diperoleh dapat dipertahankan serta ditingkatkan untuk menghadapi kejuaraan yang akan datang,” kata Danrem.

Kegiatan peringatan Hari Juang TNI-AD tahun 2020, Korem 133/Nani Wartabone ditengah kondisi COVID-19 tidak mengabaikan prosedur Protocol Kesehatan .
Selanjutnya dalam kegiatan Do’a bersama baik di Gereja maupun Masjid pada sambutan Danrem yang dibacakan Kasrem dan Kasiren Korem mengatakan sebagaimana layaknya acara Do’a bersama ini yang dilaksanakan setiap kita memperingati Hari Juang TNI-AD, maka hari ini semua prajurit Korem 133/Nani Wartabone beserta jajaran bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa yang telah menjadikan TNI-AD masih tetap tegak berdiri dan dipercaya oleh rakyat untuk menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI sampai saat ini.
“Dalam momentum ini, hendaknya kita jadikan wahana untuk mawas diri terhadap apa yang telah dikerjakan selama ini, sehingga kedepan dapat menjadi lebih baik dalam rangka mewujudkan Prajurit TNI-AD yang profesional dan berdisiplin tinggi sebagai alat pertahanan negara yang handal,” ungkap Brigjen Bagus.
Diakhir seluruh rangkaian kegiatan ini, diisi dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Ustad Hasnur, berkaitan dengan pembenahan diri dalam kehidupan yang telah dijalani dan ketaatan diri kita kepada Allah SWT, serta mendoakan atas meninggalnya Wakil Kepala Staf Angkatan Darat Letjen TNI Herman Asaribab maupun para pejuang pendahulu TNI-AD.
(0N4L/RF)

























