Aksi Solidaritas Mahasiswa Asal Bolmut, PPMIBU Galang Dana Untuk Korban Banjir di Gorontalo

Dshk Copy
Persatuan Mahasiswa Bolmut Saat Foto Bersama
banner 120x600

Rekamfakta.com, Bolaang Mongondow Utara – Akibat intensitas curah hujan yang tinggi pada Kamis, (11/6/2020), mengakibatkan luapan Sungai Bone, Kabupaten Bone Bolango terjadi. Hal inilah yang kemudian memicu terjadinya banjir pada sejumlah wilayah di Provinsi Gorontalo.

Kabupaten Bone Bolango dan Kota Gorontalo adalah dua daerah yang dilanda banjir tersebut. Sehingganya, dalam membantu korban banjir itu, Persatuan Pelajar Mahasiswa Indonesia Bolaang Mongondow Utara (PPMIBU) pun turun tangan melakukan penggalangan dana untuk membantu memikul beban warga yang terdampak banjir di Gorontalo.

E28f2680 Ffa7 4c79 9999 5b15197cbae8
Mahasiswa Asal Bolmut, PPMIBU Saat Galang Dana Untuk Korban Banjir Di Gorontalo

Kegiatan sosial tersebut dilaksanakan pada Sabtu (11/06/2020) di depan Pasar Boroko, Kecamatan Kaidipang, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut). Aksi amal ini sendiri digagas PPMIBU sebagai bentuk kepedulian atas warga Kota Gorontalo dan Kabupaten Bone Bolango.

“Ketika Bolmut dilanda musibah banjir, Gorontalo hadir membantu kita. Maka ketika mereka hari ini mendapatkan musibah yang sama, kami dari PPMIBU juga merasa terpanggil untuk membantu mereka,” ucap Ketua Umum PPMIBU Setiawan Ady Setio usai melakukan penggalangan dana, Minggu (15/06).

Setiawan mengatakan dirinya bersyukur karena masyarakat Bolmut banyak memberikan dukungan saat mereka turun menggalang dana. Ketika disuarakan kegitan tersebut untuk membantu korban banjir di Gorontalo, warga pun berbondong-bondong menyumbangkan sejumlah uang milik mereka. Ia juga menambahkan kegitan sosial akan dilakukan PPMIBU dalam beberapa hari ke depan. Jika nanti sudah selesai, ia akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk selanjutnya menyalurkannya secara langsung, bantuan tetsebut kepada para korban banjir di Gorontalo. “Kita doakan yang terbaik untuk saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah banjir di Gorontalo. Semoga banjir ini cepat surut, tidak ada korban, dan aktivitas masyarakat bisa kembali normal,” katanya.

Hal yang sama juga disampaikan, koordinator aksi sosial, Anjalu Lamalaka. Menurutnya, gerakan peduli sosial tersebut merupakan tanggung jawabnya sebagai mahasiswa. Terlebih lagi sebagian besar kader PPMIBU saat ini banyak yang mengeyam pendidikan di Provinsi Gorontalo. “Kalau bukan kita siapa lagi yang akan membantu. Kita hadir untuk membantu Pemerintah Gorontalo melewati masa-masa sulit ini,” ungkap Anjalu.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bolmut Sabriana Buhang mengatakan, pihaknya mewakili pemerintah mengucapkan terima kasih dan turut bangga kepada kader-kader PPMIBU. Ia menilai gerakan sosial tersebut merupakan hal kecil, tetapi mempunyai manfaat besar bagi orang banyak.

“Semoga kader-kader PPMIBU ke depan bisa sukses. Kegiatan yang kalian buat adalah tanda bahwa Bolmut hadir untuk duka Kota Gorontalo dan Kabupaten Bone Bolango,” tutur Sabriana.

(0N4L/RF)