Rekamfakta.com, Kabupaten Gorontalo – Bantuan Langsung Tunai (BLT) berupa uang 600 ribu rupiah pada bulan Juni ini di wilayah Kabupaten Gorontalo sudah memasuki Penyaluran tahap kedua. Meskipun demikian, Pemerintah Desa Isimu Raya tetap berupaya menerapkan Protap COVID-19 demi untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran COVID-19 pada kegiatan tersebut.
Pada penyerahan BLT Tahap 2 kali ini, Pemerintah Desa membagi tiga shift dalam penyalurannya. Minggu (14/06/2020).

Penyerahan BLT di Desa Isimu Raya, Kecamatan Tibawa, pada Ahad kemarin (14/06/2020) di Kantor Desa Isimu Raya ini terlihat memakan waktu seharian penuh. Hal ini karena adanya kebijakan Pemerintah Desa yang membagikan jadwal penyaluran BLT yakni pada Pagi, Siang dan Sore hari.
Kepala Desa Isimu Raya mengatakan ada 150 Kepala Keluarga yang menerima bantuan pada hari ini, baik pada tahap I ataupan tahap II. “Penerimaannya di lakukan dalam 3 tahap, yakni di mulai pukul 08.00 hingga pukul 11.00 Wita, dari pukul 11.00 hingga pukul 14.00 Wita dan dari pukul 14.00 sampai pukul 17.00 Wita,” ujar Kepala Desa, Isimu Raya, Sukrin J Mohune.
Sukrin Mohune menyampaikan, alasan pihaknya melakukan penyerahan dengan cara tersebut, agar menghindari penumpukan warga pada saat penerimaan. Setiap Shift, pihaknya melayani 50 penerima, karena total penerima BLT di Desa tersebut berjumlah 150 KK. Dalam pelayanannya baik warga dan petugas di lakukan pengecekan suhu tubuh dan diberikan handsanitizer serta di wajibkan menggunakan masker.
“Petugas juga saya wajibkan menggunakan masker dan sarung tangan serta Hand Sanitizer, agar tidak ada mengkhawatirkan dan giat ini bisa berjalan lancar tanpa ada hambatan,” jelasnya.

Warga Dusun 1 Sentral Desa isimu Raya yang bernama Dedi Ismail mengatakan dirinya merasa terbantu dengan adanya bantuan tersebut. Karena selama pandemi ini dirinya merasa kesulitan untuk memenuhi kebutuhannya sebab pendapatannya menurun. Jadi dirinya berterima kasih kepada seluruh pihak atas bantuan tersebut, dan berharap bantuan ini bisa di perpanjang.
“Bantuan ini sangat berarti bagi saya, uang ini bisa digunakan untuk mencicil angsuran bentor saya, karena kalo berharap di pendapatan sehari-hari, hanya pas untuk memenuhi kebutuhan rumah saja. Sejak adanya Corona ini, pendapatan kami sebagai abang bentor menurun, sehari itu rata-rata hanya dapat Rp 20 ribu,” ujar Dedi yang sehari-harinya berprofesi sebagai pengemudi Bentor.
Turut hadir dalam Penyerahan bantuan ini yaitu Ketua BPD Daniel Pakaya bersama anggotanya, Ketua LPM Yunus Yusuf, Linmas dan Bhabinkamtibmas Bripka Abdul Rahim. (0N4L/RF)












