Rekam Fakta, Gorontalo – Kampus Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) mengdeklarasikan pemilu 2024 yang berintegritas. Berdasarkan rilis pernyataan sikap yang diterima oleh Rekam Fakta. pada Rabu (7/2/2024).
Pemilu merupakan hajatan nasional dalam rangka evaluasi kepemimpinan penyelenggaraan kenegaraan dan kepemerintahan, sekaligus sebagai momentum untuk menata dan menatap masa depan kehidupan Negara Republik Indonesia yang lebih baik dan maju dalam mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran yang merata bagi seluruh warga negara.
Oleh karena itu Pemilu 2024 yang puncaknya di 14 Februari 2024 harus dipastikan berlangsung secara demokratis dan sesuai dengan norma hukum dan etika kebangsaan dan kenegaraan agar menghasilkan para penyelenggara negaradan pemerintahan (Presiden dan DPR) yang amanah dan aspiratif serta berkomitmen mewujudkan cita-cita bernegara yakni memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa;
Kami meyakini pemilu yang berlangsung demokratis dan sesuai norma hukumdan etika kebangsaan dalam arti berintegritas pasti dipercaya dan diterima oleh masyarakat. Seluruh elit bangsa terutama pejabat negara dan pemerintahan seharusnya menjadi tauladan dalam mewujudkan pemilu berintegritas agar kontestasi pemilu berlangsung secara adil dan setara. Atas dasar keprihatinan berlangsungnya pemilu saat ini yang dikhawatirkan dapat mencederai demokrasi, kami akademisi Universitas Muhammadiyah Gorontalo menyatakan hal-hal sebagai berikut:
- Menghimbau kepada seluruh civitas akademika dan seluruh warga masyarakat Gorontalo untuk ikut serta memantau dan mengawasi
jalannya pemilu agar berlangsung jujur dan adil dari pemungutan sampai penghitungan suara tanggal 14 Pebruari 2024; - Meminta kepada seluruh pejabat negara dan pemerintah untuk tidak membuat keputusan dan sikap yang menguntungkan salah satu peserta pemilu presiden dan legislatif sebagaimana hal ini jelas-jelas di larangan
dalam UU Pemilu, selain itu tindakan sejenis itu akan mencederai
proses demokrasi konstitusional dan nilai-nilai moral serta martabat bangsa; - Meminta kepada penyelenggara pemilu (KPU dan Bawaslu) bersama jajarannya sampai di tempat pemungutan suara untuk tetap menjaga intergritas, akuntabilitas, dan profesionalitas dalam melaksanakan tugas, fungsi dan kewenangannya agar terwujud pemilu yang demokratis dipercaya dan diterima masyarakat;
- Mengutuk keras tindakan intimidasi, terror oleh oknum tertentu kepada masyarakat yang melakukan kritikan kepada pejabat negara dan pemerintahan yang bersikap sudah tidak netral dengan menggunakan fasilitas dalam jabatannya untuk mendukung salah satu peserta pemilu presiden dan legislatif;
Demikian deklarasi pemilu berintegritas dari kami selaku kaum intelektual
dan cendekia yang selalu berikhtiar untuk bangsa dan negara ini agar tetap berjalan sesuai amanah konstitusi dalam mewujudkan tujuan bernegara yakni
mecerdaskan kehidupan bangsa. Semoga Pemilu 2024 ini menjadi momentum untuk mendewasakan dan menyadarkan bangsa terutama para elit bahwa di pilihnya sistem demokrasi sebagai instrumen pergantian kepemimpinan nasional dimaksudkan agar rakyat ikut terlibat dala m menentukan arah perjalanan negara dan bangsa. (RF/04).
























