Jaringan Gusdurian Bone Bolango Gaungkan Pemilu Damai 2024 melalui Pojok Gusdurian

banner 120x600

Rekam Fakta, Bone Bolango – Jaringan Gusdurian Bone Bolango saat ini mulai mengaungkan Pojok Gusdurian dengan tema Pemilu Damai 2024. Kegiatan Pojok Gusdurian bertempat di Pelataran Jalan Lapangan IPPOT, Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo Sabtu (13/01/2024).

Pojok Gusdurian merupakan sebuah tempat atau komunitas yang mengkhususkan diri dalam mempelajari, merayakan, dan mengenang pemikiran serta pengaruh dari Gus Dur, atau nama lengkapnya Abdurrahman Wahid.

Di pojok Gusdurian, pengunjung dapat menemukan berbagai koleksi buku, artikel, tulisan, foto-foto, serta barang-barang pribadi milik Gus Dur yang merefleksikan pemikiran dan kehidupannya.


Pojok Gusdurian juga sering menjadi tempat untuk diadakannya berbagai kegiatan seperti diskusi, seminar, dan acara budaya yang bertujuan untuk memperkenalkan dan memahami lebih dalam mengenai pemikiran Gus Dur.
Selain itu, di era digital ini, komunitas Gusdurian juga aktif di media sosial, di mana anggotanya saling berbagi informasi, pemikiran, dan mengenang warisan intelektual Gus Dur melalui platform-platform seperti Instagram, Facebook, dan forum online lainnya.

Dengan demikian, Pojok Gusdurian bukan hanya sebagai tempat fisik untuk mempelajari dan merayakan warisan pemikiran Gus Dur, tetapi juga sebagai komunitas yang terus berupaya melestarikan dan menyebarkan nilai-nilai yang ia anut.

Nilai-nilai Gusdur, kemanusian, pluralisme, dan sebagainya. Pojok gusdurian terbuka untuk siapa saja tanpa melihat ras, suku, agama, dan latar belakang bagi mereka yang memiliki minat yang tinggi untuk belajar tentang pluralisme dan humanisme.

Tim Pojok Gusdurian Bone Bolango Zakir mengungkapkan dengan adanya pojok gusdurian ini bisa menambah dan membuka wawasan tentang pentingnya bagi masyarakat untuk menerapkan nilai-nilai ini dalam kehidupan sehari-hari, Apalagi terkait Pemilu Damai 2024.

“Bagi saya kurang lengkap rasanya jika ada yang mengaku dirinya sebagai masyarakat muslim namun masih enggang untuk menerapkan nilai-nilai yang ada dalam Islam itu sendiri, karena patut diketahui bahwa nilai universal Islam sejalan dengan spirit liberatif (pembebasan) dan humanisme (kemanusiaan),” ujarnya.

“Untuk masyarakat Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, Indonesia, khususnya para pemilih pada Pemilu Damai 2024 agar menjadi pemilih cerdas dengan tidak termakan informasi hoaks apalagi turut menyebar berita-berita hoaks atau konten negatif lainnya,” tambahnya.

Pada tahun 2024 bangsa Indonesia akan melaksanakan pesta demokrasi, yaitu Pemilu serentak pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) dan pemilihan umum legislatif (Pileg) untuk memilih anggota DPR, DPD, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota yang akan diselenggarakan pada 14 Februari 2024 dan pemilihan kepala dan wakil kepala daerah (pilkada) pada November 2024.

Ini menjadi kesempatan yang istimewa bagi bangsa dan negara Indonesia untuk mewujudkan kehidupan demokrasi yang berkualitas sehingga hasil yang positif selama lima tahun ke depan dapat dinikmati seluruh masyarakat tanpa terkecuali.

Jumlah prosentase pemilih pada Pemilu 2024 yang masuk kategori pemilih muda berdasarkan Daftar Pemilih Tetap Pemilu 2024 yang dikeluarkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mencapai kurang lebih 52 persen dari 204.807.222 pemilih di Indonesia.

Banyaknya pemilih muda dalam Pemilu 2024 menjadi tantangan tersendiri bagi penyelenggara Pemilu, di mana permasalahan yang ada saat ini adalah selain tingkat pengetahuan dan pemahaman pemilih muda terhadap politik masih dinilai rendah juga kemungkinan dihadapkan adanya maraknya hoaks yang bertebaran di media sosial. (RF/04).