spot_img
4.6 C
New York
Senin, Juli 4, 2022
BerandaDaerahBone BolangoKoordinir 38 Desa Dari 5 Kecamatan, AKP Raden Dian Nugraha Maksimalkan Kinerja...

Koordinir 38 Desa Dari 5 Kecamatan, AKP Raden Dian Nugraha Maksimalkan Kinerja 19 Personil Bhabinkamtibmas Polsek Suwawa

Rekamfakta.com, Bone Bolango – Baru 5 bulan menjabat Kapolsek Suwawa, AKP Raden Dian Nugraha, SIK menjelaskan kepada awak media rekamfakta.com bahwa tidak ada kasus yang menonjol di wilayah hukumnya, yang ada hanya permasalahan sepele seperti penganiayaan, KDRT, Penipuan dan lebih banyak pencemaran nama baik, sedangkan untuk miras cuma di beberapa titik saja, dan pihaknya sudah lakukan razia lalu menyita barang bukti dan semua sudah diserahkan ke Polres.

Sekedar informasi, Polsek Suwawa membawahi 5 Kecamatan, yaitu Suwawa Tengah, Suwawa Timur, Suwawa Induk, Suwawa Selatan dan Pinogu dengan kekuatan personil sebanyak 30 anggota Polisi dan memiliki Bhabinkamtibmas sebanyak 19 orang untuk Koordinir 38 Desa, rata-rata 1 Orang Bhabinkamtibmas memegang 2 Desa dan Kecamatan Pinogu ada 5 Desa di pegang oleh 2 Bhabinkamtibmas, jadi salah satu Bhabinkamtibmas memegang 3 Desa di Kecamatan paling jauh tersebut.

Jika dilihat banyaknya Desa yaitu 38 Desa di wilayah hukum Polsek Suwawa, maka tidak sebanding dengan jumlah Personil Bhabinkamtibmas yang jumlahnya hanya 19 Orang, meskipun begitu AKP Raden Dian Nugraha dapat memaksimalkan kinerja anggotanya dalam melayani masyarakat.

“Alhamdulillah selama saya menjabat sampai detik ini, tidak ada komplain dari masyarakat bahwa Bhabinkamtibmas seperti ini atau seperti itu, begitupun pengaduan dari Propam, Alhamdulillah tidak ada dan In Shaa Allah bisa bekerja maksimal, tapi kan walaupun semaksimalnya, yang namanya dia cuma sendiri memegang ada yang sampai 3 Desa, terkadang tidak sampai tercover semua,” ungkap AKP Raden Dian Nugraha, SIK.

Menurut Kapolsek Suwawa ini, Peran Bhabinkamtibmas itu yang pertama adalah menyelesaikan masalah atau memediasi sebelum melanjutkan ke ranah hukum, kalau ada masalah sepele bisa di selesaikan di Desa terlebih dahulu, bukan langsung main lapor.

“Kedua adalah deteksi dini, karena Bhabin itu adalah garda terdepannya Polri, bagaimana harus tahu apabila ada intrik-intrik atau hal-hal yang mengarah ke negatif, dia bisa mengetahui terlebih dahulu, minimal bisa mencegah, misalnya jika ada masyarakat yang tingkahnya aneh-aneh, melihat polisi yang berseragam jadi mengurungkan niat jahatnya, setidaknya bisa mengendur, oleh karenanya Bhabinkamtibmas dimaksimalkan di Desa/Kelurahan sehingga tercipta situasi Kamtibmas yang kondusif yang menjadi harapan masyarakat,” sambungnya lagi.

Mantan Kapolsek Kwandang ini menambahkan, jika ada Pertanyaan dari masyarakat diluar dari jalur hukum, saya berharap Bhabinkamtibmas harus bisa menjawab, kalau memang tidak bisa, setidaknya ada jawaban atau pandangan sedikit terkait dengan permasalahan yang ditanyakan oleh masyarakat, pengetahuan Bhabinkamtibmas harus segala bidang, akan tetapi bukan berarti harus mendalami bidang tersebut, setidaknya ada jawaban secara garis besar dan membantu mengarahkan kepada orang yang tepat atau ahlinya.

“Misalnya ada berapa dusun, bila ditanya siapa nama kadus, Bhabin harus tahu, jangan sampai siapa nama Kadus tapi Bhabin tidak tahu, itu yang repot, tapi alangkah baiknya 1 Desa 1 Bhabinkamtibmas, untuk menghendel semua kegiatan desa, terkadang ada kegiatan 2 Desa yang sama jadwal hari dan waktunya, jadi 2 desa saja Alhamdulillah tidak ada hal-hal yang negatif di sampaikan masyarakat, apalagi 1 Desa 1 Bhabin, saya rasa pasti maksimal sekali,” ujarnya.

“Harapan saya selaku anggota Polri, demi untuk memaksimalkan kinerja Polisi untuk melayani masyarakat, ada baiknya 1 Desa 1 Orang Bhabinkamtibmas, apabila tidak ada penambahan Personil, kami tetap bekerja maksimal, karena memang seluruh Indonesia itu masih banyak yang kurang Personil, tapi sebaiknya daerah terpencil agar lebih diperhatikan, dalam artian daerah terpencil bukan menjadi spesial atau bagaimana, setidaknya ada sedikit perbedaan, kenapa saya bicara seperti itu, agar bisa memotivasi lagi Anggota Kepolisian, yang namanya juga mereka manusia, mungkin ada rasa iri kepada yang lain, dimana dapat tempat tugas yang jauh dan terpencil, walaupun itu tidak diungkapkan, dihati kecilnya pasti terbersit, dan itu sudah resiko jadi seorang polisi,” pungkas Mantan Kasat Reskrim Boalemo ini. (0N4L/RF)

Baca Juga

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
spot_img
spot_img

Pasang Iklan Disini

OTHER STORIES

KOMENTAR TERBARU

error: Content is protected !!